33.6 C
Jakarta

Revolusi Riziq Shihab Tersandung Denda Overstay

Artikel Trending

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Rahmat terdiri dari tiga huruf râ’, hâ’, dan mîm. Menurut Ibnu Faris dalam Maqâyîs al-Lughah setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf râ’,...

Relasi Iman, Keadilan dan Demokrasi ala Cak Nur

Nurcholish Madjid, atau yang biasa dipanggil Cak Nur, dikenal luas sebagai salah satu cendekiawan Muslim terbesar di Indonesia. Pemikirannya merupakan suatu usaha untuk mencari...

Bagaimana Hukum Memberi Nasehat dalam Islam?

Tahukah kalian, mengapa agama merupakan suatu nasehat? Kehidupan seseorang bisa berubah dengan nasehat anda. Jalan kehidupan seseorang juga bisa berubah sedemikian baik lantaran duduk...

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah Usai Kuliah Subuh, para santri yang menonton tayangan Khazanah dari sebuah stasiun televisi terlibat kegaduhan karena saling berkomentar tentang...

Revolusi Riziq Shihab Tersandung Denda Overstay

Ayik Heriansyah*

Bukan kali pertama, sama seperti ajakan revolusi yang digaungkan oleh Riziq Shihab pada aksi-aksi sebelumnya, seruan revolusi pada aksi hari ini 13/10 tidak lebih dari ungkapan kekesalan Riziq Shihab setelah mengalami kekalahan politik beruntun pasca pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Kekalahan politik paling memalukan adalah melarikan diri ke negeri orang dengan meninggalkan kasus-kasus hukum. Tapi  yang lebih memalukan lagi, di negeri orang pun melanggar hukum.

Seruan revolusi dari Riziq Shihab seukur menurunkan presiden. Apa negara ini hanya diukur dari seorang presiden?! Bukankah masih banyak lembaga-lembaga negara yang lain?! Lalu mau dikemanakan ratusan juta suara rakyat Indonesia yang memilih Pak Jokowi sebagai Presiden RI?!

Sepertinya Riziq Shihab tidak paham konsep dan teori revolusi, sehingga menurunkan presiden disebut-sebut sebagai revolusi. Revolusi yang dimaksud Riziq itu sebenarnya tidak jelas. Selain untuk memancing-mancing emosi massa agar ikut aksi yang dibuat oleh para pengikutnya.

Revolusi Riziq Shihab Tersandung Denda Overstay

Deretan kasus hukum yang menjerat Riziq Shihab di Indonesia dan di Arab Saudi, membuat seruan revolusinya kehilangan makna dan ruh. Bisa dilihat dari jumlah peserta aksi, semakin ke sini semakin sedikit. Ibarat ekor tikus, makin ke ujung makin kecil. Keengganan Riziq Shihab menghadapi kasus-kasus hukumnya, menjadi catatan bagi pengikutnya, ternyata Riziq tidak sehebat surban dan jubahnya.

Yang ditunggu dari Riziq Shihab adalah keberaniannya dalam menyelesaikan kasus-kasus hukumnya, bukan ajakan revolusi. Dari kasus yang paling ringan dulu, yakni membayar denda overstay di Arab Saudi. Denda overstay senilai Rp110 juta, tidak terlalu besar bagi tokoh nasinal sekelas Riziq. Jumlah itu terhitung kecil jika melihat jumlah massa pendukungnya. Sekali “gelar sorban”, beres.

Riziq Shihab mungkin sudah sangat paham, kalau menghindar dan menolak prose hukum tidak menyelesaikan masalahnya. Kalau melanggar hukum negara sama dengan melanggar syariah, dalam hal ini ta’zir dan mukhalafat. Melawan pemerintahan yang sah sama dengan melanggar syariah dalam hal ini terkait kewajiban mentaati ulil amri. Mengajak menurunkan presiden yang dipilih dan diangkat oleh umat sama dengan melanggar syariah dalam hal ini bughat. Menyerukan ancaman akan membuat kerusakan sama dengan melanggar syariah dalam hal ini larangan membuat kerusakan.

Walhasil, Riziq Shihab dan pengikutnya, jangan dulu bermimpi mau revolusi menurunkan presiden, jika membayar denda overstay saja tidak bisa. Tidak perlu jumawa, merasa paling syar’i dan suci karena jika dihadapkan dengan sifat-sifat kesempurnaan Allah Swt, tersingkap semua aib dan kekurangan kita.

Kata Syaikh Zarruq, “jika kau disingkapkan kepada sifat-sifat-Nya, kau akan melihat kekurangan segala sesuatu dalam kesempurnaan-Nya.

*Penulis buku Mengenal HTI dengan Rasa Hati

Ayik Heriansyah
Ayik Heriansyah
Mahasiswa Kajian Terorisme SKSG UI, dan Direktur Eksekutif CNRCT

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Serial Kebangsaan (I): Spirit Kebangsaan dan Kelalaian FPI

Sekitar semingguan kemarin, saya dapatkan sebuah buku yang cukup menarik dan tentunya masih relevan dibaca di era sekarang, apalagi buku ini baru saja launching....

Bom Mobil Meledak di Afghanistan, 30 Petugas Keamanan Tewas

Harakatuna.com. Ghazni-Sebuah mobil berisi bom meledak di Provinsi Ghazni, Afghanistan. Setidaknya 30 aparat keamanan tewas akibat ledakan tersebut. Seperti dilansir Reuters, Senin (30/11/2020), Direktur Rumah...

Uang Kertas Mengalami Perubahan Nilai, Bagaimana dengan Mekanisme Pembayaran Hutang?

Sudah kita ketahui bersama bahwa seiring perubahan zaman maka berubah pula nilai sebuah mata uang. Terdapat beberapa kasus yang memiliki inti permasalahan sama, yakni...

Eks Napiter, Haris Amir Falah Sebut Paham Radikalisme Mengancam Pancasila

Harakatuna.com. Solo – Munculnya paham radikalisme ekstrem yang tersebar di wilayah Indonesia mengancam Pancasila dan kedaulatan NKRI. Hal ini perlu diantisipasi, mengingat mereka telah...

Wanita dalam Pusaran Aksi Radikalisme dan Terorisme

Berbagai aksi terorisme dan radikalisme dalam beberapa dasawarsa ini kain “subur” terlebih di era milenial ini. Bergama aksi teror di Indonesia semakin banyak terjadi...

Hayya ‘Alal Jihad, Mari Berjihad Berantas FPI!

Boleh jadi, setelah membaca tulisan ini, atau sekadar membaca judulnya saja, Hayya ‘Alal Jihad, sementara orang akan berkomentar: “Bocah kemarin sore kok mau bubarkan...

Israel Musnahkan Tangga Bersejarah Masjid Al-Aqsa

Harakatuna.com. Yerusalem - Pemerintah Kota Yerusalem Israel menghancurkan tangga bersejarah yang mengarah ke Bab Al-Asbat, Masjid Al-Aqsa dan Kota Tua Yerusalem. Penghancuran tangga bersejarah ini...