25.1 C
Jakarta

Radikalisme Membahayakan NKRI dan UU45

Artikel Trending

Memberantas FPI, Memberantas Pembising Negeri

Sejumlah anggota TNI berseragam lengkap mendatangi Markas DPP Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/11) lalu. Mereka menurunkan baliho Habib...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Bullshit Para “Pembela” Islam

Sejak Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta, Rabu, 19 November 2014, para pembela Islam tidak bisa hidup tenang sampai hari ini. mereka semakin radikal. Radikalisme...

Daftar Daerah yang Tegas Menolak Kehadiran Rizieq Shihab dan FPI

Gelombang penolakan atas keberadaan organisasi Front Pembela Islam menjalar kemana-mana, utamanya pasca kedatangan Rizieq Shihab ke Indonesia dari pelariannya atas kasus hukum yang menimpa....

Budaya Akademik dan Etos Kerja Dalam Islam

Islam sebagai agama yang kaffah tentu mengatur secara komprehensif segala aktifitas manusia dari mulai bangun tidur samapai tidur kembali. Sebagai agama yang kaffah, Islam...

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baleho. Suasana damai tenan, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Harakatuna.com. Banjarnegara – Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Arh Sujeidi Faisal, ST, M.Han menyampaikan bahwa radikalisme merupakan pergerakan yang membahayakan NKRI. Oleh karena itu harus segera dicegah tangkal. Apalagi pergerakan kaum radika itu bertentangan dengan ideologi Pancasila.

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme Triwulan III Tahun 2020 di Tribun Aula Makodim0704/Banjarnegara, Rabu (16/9/2020).

“Edukasi guna memberikan pemahaman radikal hendaknya dimulai dari yang kecil, contoh dari keluarga kita sendiri,” kata Letkol Arh Sujeidi Faisal.

UUD 45 dalam Ancaman Radikalisme

Ia menegaskan bahwa Pancasila dan UUD 45 serta NKRI merupakan pedoman dalam memberikan pemahaman tentang paham radikal kepada segenap masyarakat secara komprehensif, sehingga paham radikalisme dapat dicegah sedini mungkin.

“Kita juga harus bisa mengedukasi masyarakat luas tentang bahaya paham radikal, apalagi di beberapa wilayah masih adanya konflik radikalisme,” ujarnya.

Di hadapan para peserta, Dandim 0704/Banjarnegara menekankan pentingnya berperan aktif mengatasi kesulitan rakyat. Termasuk di dalamnya, terkait dengan upaya pemulihan ekonomi rakyat.

Hal senada juga disampaikan oleh pemateri lain. Intinya, kegiatan pembinaan komunikasi cegah tangkal gerakan radikal merupakan salah satu upaya pemerintah yang mempunyai misi untuk keutuhan dan kejayaan NKRI.

Kegiatan yang bertemakan “Merawat Kebhinekaan Untuk Tangkal terorisme dan Separatisme Dalam Bingkai NKRI” itu dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Selain Dandim 0704/Banjarnegara yang membuka acara,  hadir sebagai narasumber dari Kesbangpol, Indagkop, dan MUI Banjarnegara.

 

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Muhammad Rizieq Shihab, Quraish Shihab, dan Habib Lutfi

Muhammad Rizieq Shihab semakin viral. Sejak kembalinya dari Arab Saudi, sampai penjemputan, perayaan Maulid Nabi, hingga perayaan nikah anaknya menjadi tilikan banyak orang. Bahkan...

Organisasi Mahasiswa Riau Gelar Aksi Tolak Radikalisme

harakatuna.com. Pekanbaru - Sebanyak 41 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan organisasi mahasiswa Riau menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Riau, Senin (23/11/2020). Dalam aksi...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Ulama Austria Minta Aparat Tak Kaitkan Terorisme dengan Agama

Harakatuna.com. WINA -- Saat rasialisme dan diskriminasi terhadap Muslim di Austria melonjak, ulama di negara Eropa memperingatkan pihak berwenang tidak mengaitkan terorisme dengan agama apa pun. Setelah...

Jangan Mudah Menuduh Orang Lain Dengan Sebutan Lonte

Kata lonte dalam tradisi masyarakat Indonesia adalah bermakna kasar. Yaitu bermakna sebagai pezina ataupun pelacur. Kata lonte ini kembali viral di media sosial karena...

Lumpuhkan Radikalisme, Munas MUI Usung Tema Islam Wasathiyah

Harakatuna.com. Jakarta - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin menyampaikan pidato dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) MUI ke-19 di Hotel Sultan,...

Munas MUI ke-X; Saatnya MUI Kembali ke Khittah

Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah melaksanakan pemilihan Ketua Umum MUI baru periode 2020-2025. Pemilihan dilaksanakan pada Musyawarah Nasional (Munas) MUI ke-10 di Hotel Sultan,...