25.7 C
Jakarta

Petunjuk Teknis Manajemen Masjid (Bagian-VII)

Artikel Trending

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Rahmat terdiri dari tiga huruf râ’, hâ’, dan mîm. Menurut Ibnu Faris dalam Maqâyîs al-Lughah setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf râ’,...

Relasi Iman, Keadilan dan Demokrasi ala Cak Nur

Nurcholish Madjid, atau yang biasa dipanggil Cak Nur, dikenal luas sebagai salah satu cendekiawan Muslim terbesar di Indonesia. Pemikirannya merupakan suatu usaha untuk mencari...

Bagaimana Hukum Memberi Nasehat dalam Islam?

Tahukah kalian, mengapa agama merupakan suatu nasehat? Kehidupan seseorang bisa berubah dengan nasehat anda. Jalan kehidupan seseorang juga bisa berubah sedemikian baik lantaran duduk...

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah Usai Kuliah Subuh, para santri yang menonton tayangan Khazanah dari sebuah stasiun televisi terlibat kegaduhan karena saling berkomentar tentang...

Saya bagikan petunjuk teknis mengelola masjid dengan baik dari berbagai aspek. Tulisan ini boleh disebarkan tanpa mengubah sedikitpun. Anda boleh bertanya dan memberi masukan kepada saya.

MAJELIS TAKLIM

Salah satu fungsi penting masjid adalah tarbiyyah (pendidikan dan pembinaan). Pemberian ilmu dan pembentukan karakter mulia merupakan dua hal yang harus menyatu dalam kegiatan ini. Karena itu, aktivitas majelis taklim di masjid harus terselenggara dan melibatkan seluruh komponen jamaah. Dalam konteks ini, ada beberapa hal yang harus mendapat perhatian besar dari pengurusmasjid dan jamaahnya.

  1. Menyelenggarakan pengajian yang bersifat umum, diikuti oleh semua kalangan jamaah, materi yang dibahas bertema umum yang sifatnya menyemangati atau memotivasi dan memberi pemahaman secara umum seperti tema aqidah, akhlak, adab, keutamaan suatu amal, tafsir, hadits, Sirah dan sebagainya.
  2. Menyelenggarakan pengajian yang bersifat khusus, baik karena tingkat kesadaran maupun pemahaman, antara lain:
  1. Pengajian muallaf atau orang yang baru masuk Islam, materinya dasar-dasar ajaran Islam.
  2. Bimbingan baca tulis huruf Arab, karena bisa jadi banyak jamaah kita meskipun sudah dewasa tapi masih buta huruf Al Quran, pastikan semua jamaah bisa baca Al Quran.
  3. Bimbingan membaca Al Quran dengan tajwid yang baik. Pastikan semua jamaah bisa baca Al Quran dengan baik.
  4. Pengajian materi dasar Islam untuk yang masih awam seperti pembahasan fiqih thaharah, shalat, dan sejenisnya, teori dan praktek.
  5. Pengajian dengan tema spesial seperti fikih keluarga hingga masalah perceraian, bab waris dan hal-hal yang dibutuhkan jamaah.
  1. Menyelenggarakan pengajian dengan pilihan waktu yang berbeda, meskipun materinya sama, karena ada jamaah yang tidak bisa pada waktu yang ditetapkan, sehingga ada alternatif waktu yang mereka bisa hadiri.
  1. Menyelenggarakan pengajian dengan membaca kitab kuning (Berbahasa Arab) atau kitab berbahasa Indonesia.
  1. Diantara buku Berbahasa Indonesia yang saya tulis dan cocok dibahas di Majelis Taklim antara lain:
  1. Iman Yang Hidup, Rp 50.000
  2. Akhlak Pribadi Muslim, Rp 30.000
  3. Be Excellent, Menjadi Pribadi Terpuji, Rp 100.000
  4. Kunci Ampunan Dosa, Rp 25.000
  5. Panduan Masuk Surga, Rp 40.000
  6. Siapapun Bisa Sedekah, Rp 25.000
  7. Manajemen Harta, Rp 20.000
  8. Asbabun Nuzul Tematik, Rp 200.000
  9. 170 Materi Dakwah Pilihan, Rp 90.000
  10. 160 Catatan Materi Dakwah, Rp 200.000
  11. Belajar Karakter Dari Para Nabi, Rp 100.000
  12. Kita dan Syaitan, Rp 35.000
  13. 22 Cara Mengangkat Derajat, Rp 30.000
  14. Tata Cara Shalat Berjamaah, Rp 20.000
  15. Panduan Menghadapi Sakit dan Kematian, Rp 15.000
  16. Panduan Safar, Rp 15.000
  1. Setiap pengajian yang bersifat umum dipandu oleh pembawa acara yang bergantian, sehingga banyak jamaah yang bisa menjadi pembawa acara.
  1. Tanya jawab setelah materi pengajian harus diadakan, baik untuk mendapat penjelasan tambahan, menanyakan hal-hal yang belum dipahami atau dari sisi pengamalannya. Pertanyaan boleh langsung secara lisan maupun tulisan. Bila tidak ada yang bertanya, maka pengurus atau pemandu acara yang mengajukan pertanyaan agar suasana lebih.

 

Drs. H. Ahmad Yani
Drs. H. Ahmad Yanihttp://Harakatuna.com
Ketua Departemen Dakwah PP Dewan Masjid Indonesia

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Hayya ‘Alal Jihad, Mari Berjihad Berantas FPI!

Boleh jadi, setelah membaca tulisan ini, atau sekadar membaca judulnya saja, Hayya ‘Alal Jihad, sementara orang akan berkomentar: “Bocah kemarin sore kok mau bubarkan...

Israel Musnahkan Tangga Bersejarah Masjid Al-Aqsa

Harakatuna.com. Yerusalem - Pemerintah Kota Yerusalem Israel menghancurkan tangga bersejarah yang mengarah ke Bab Al-Asbat, Masjid Al-Aqsa dan Kota Tua Yerusalem. Penghancuran tangga bersejarah ini...

Benarkah Ulama Itu Harus Jadi Oposan Pemerintah?

Saya pikir, hari ini kita sedang berada dalam kegamangan berbagai masalah kenegaraan yang tidak kunjung usai. Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) baru sudah terpilih,...

Video Hayya Ala Al-Jihad Bagian dari Penyalahgunaan Agama

Harakatuna.com. Jakarta – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi menyebut seruan jihad yang dilantunkan seorang muazin saat melantukan azan Hayya Alal Jihad dalam video...

Hukum Menambah Kalimat Adzan “Hayya Ala Al-Jihad“, Bolehkah?

Dunia media media sosial kembali dihebohkan dengan penambahan lafal adzan “Hayya ala Al-Jihad” oleh simpatisan ormas Islam di Petamburan, Jakarta. Tentu penambahan adzan ini...

GP Ansor DIY Tolak Radikalisme dan Intoleransi

Harakatuna.com. Sleman - Barisan Ansor Serba Guna (Banser) dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor DIY berkomitmen untuk menjaga ketentraman dan kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat...

Mengapa Teroris MIT Berulah Kembali?

Kini, masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sulawesi Tengah sedang berduka. Pasalnya, kehidupan seseorang (hak asasi) di sana dengan mudahnya direnggut oleh sekelompok teroris. Kelompok teroris...