25.4 C
Jakarta

Pesan Nabi, Jangan Jadikan Rumah Seperti Kuburan

Artikel Trending

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Rahmat terdiri dari tiga huruf râ’, hâ’, dan mîm. Menurut Ibnu Faris dalam Maqâyîs al-Lughah setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf râ’,...

Relasi Iman, Keadilan dan Demokrasi ala Cak Nur

Nurcholish Madjid, atau yang biasa dipanggil Cak Nur, dikenal luas sebagai salah satu cendekiawan Muslim terbesar di Indonesia. Pemikirannya merupakan suatu usaha untuk mencari...

Bagaimana Hukum Memberi Nasehat dalam Islam?

Tahukah kalian, mengapa agama merupakan suatu nasehat? Kehidupan seseorang bisa berubah dengan nasehat anda. Jalan kehidupan seseorang juga bisa berubah sedemikian baik lantaran duduk...

Wudhu Menurut aL-Qur’an dan Sunah

Wudhu merupakan ritual penting dalam Islam untuk menjaga kesucian dalam beribadah. Perintah dan dasar landasan berwudhu berangkat dari firman Allah swt dalam QS al-Maidah...

“Jangan jadikan rumah seperti kuburan”, begitulah pesan Nabi. Sebagaimana kita ketahui bahwa rumah adalah kebutuhan hidup yang paling pokok dan paling urgen. Setiap manusia pasti membutuhkan rumah sebagi tempat tinggal, tempat berlindung dari terik matahari dan tempat berteduh dari derasnya hujan. Dan rumah juga merupakan tempat kita melepas lelah setelah seharian beraktifitas.

Begitu pentingnya rumah, maka jadikanlah rumah seperti surga sehingga akan menjadikan rumah sebagai tempat yang nyaman dan mendatangkan kebahagiaan. Oleh karenanya muncullah ungkapan “baiti jannati, rumahku adalah surgaku”.

Ini Yang Menyebabkan Rumah Seperti Kuburan

Dan untuk mengetahui penyebab yang menjadikan rumah seperti kuburuan seperti pesan Nabi, maka perhatikan hadis berikut ini

اجعلوا في بيوتكم من صلاتكم ولا تتخذوها قبورا

Artinya: “Shalatlah kalian di rumah kalian. Dan jangan jadikan rumah kalian seperti kuburan.” [HR: Bukhari dan Muslim]

Dari hadis ini salah satu penyebab yang menjadikan rumah seperti kuburan adalah karena penghuninya tidak pernah melaksanakan sholat di rumah. Rumah yang diisi dengan ibadah seperti sholat jelas akan membuat rumah dipenuhi dengan keberkahan. Nabi Muhammad juga bersabda bahwa sebaik-baiknya sholat itu sholat yang dilakukan di rumah, kecuali sholat fardu.

صلوا أيها الناس في بيوتكم فإن أفضل الصلاة صلاة المرء في بيته إلا المكتوبة

Artinya: “Shalatlah kalian di rumah. Karena shalat paling utama adalah di rumah, kecuali shalat wajib”. [HR: Bukhari].

Kemudian agar rumah yang kita tinggali tidak seperti kuburan, maka sering-seringlah membaca Al-Quran di dalam rumah. Karena rumah-rumah yang jarang dibacakan Al-Quran akan seperti kuburan. Dan setan-setan akan suka mendatangi rumah yang jarang dibacakan Al-Quran. Oleh karena agar setan lari dari rumah kita maka sering-seringlah membaca Al-Quran didalam rumah. Nabi Muhammad bersabda

لاَ تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِى تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

Artinya: “Janganalah jadikan rumah kalian seperti kuburan karena setan itu lari dari rumah yang didalamnya dibacakan surat Al Baqarah.” [HR. Muslim]

Walhasil agar rumah kita tidak seperti kuburan maka perbanyaklah aktifitas ibadah dalam rumah seperti sholat dan membaca Al-Quran. Semoga dengan itu rumah kita akan seperti surga seperti ungkapan rumahku adalah surgaku.

 

 

 

Khalwani Ahmad
Khalwani Ahmad
Pemerhati Sejarah Peradaban Islam Nusantara

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Ideologi Teroris dan Cara Memberantasnya

Ideologi teroris dan sikapnya dalam dasawarsa mutakhir ini semakin memiriskan. Pemenggalan demi pemenggalan atas nama agama mereka lakukan. Sungguh begitu banyak contoh untuk dibeberkan atau...

Pandemi Covid-19 Tak Kurangi Ancaman Radikalisme

Harakatuna.com. Jakarta-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut pandemi virus korona (covid-19) tidak menghentikan ancaman radikalisme dan terorisme. Hal itu terjadi di...

Serial Kebangsaan (I): Spirit Kebangsaan dan Kelalaian FPI

Sekitar semingguan kemarin, saya dapatkan sebuah buku yang cukup menarik dan tentunya masih relevan dibaca di era sekarang, apalagi buku ini baru saja launching....

Bom Mobil Meledak di Afghanistan, 30 Petugas Keamanan Tewas

Harakatuna.com. Ghazni-Sebuah mobil berisi bom meledak di Provinsi Ghazni, Afghanistan. Setidaknya 30 aparat keamanan tewas akibat ledakan tersebut. Seperti dilansir Reuters, Senin (30/11/2020), Direktur Rumah...

Uang Kertas Mengalami Perubahan Nilai, Bagaimana dengan Mekanisme Pembayaran Hutang?

Sudah kita ketahui bersama bahwa seiring perubahan zaman maka berubah pula nilai sebuah mata uang. Terdapat beberapa kasus yang memiliki inti permasalahan sama, yakni...

Eks Napiter, Haris Amir Falah Sebut Paham Radikalisme Mengancam Pancasila

Harakatuna.com. Solo – Munculnya paham radikalisme ekstrem yang tersebar di wilayah Indonesia mengancam Pancasila dan kedaulatan NKRI. Hal ini perlu diantisipasi, mengingat mereka telah...

Wanita dalam Pusaran Aksi Radikalisme dan Terorisme

Berbagai aksi terorisme dan radikalisme dalam beberapa dasawarsa ini kain “subur” terlebih di era milenial ini. Bergama aksi teror di Indonesia semakin banyak terjadi...