27.8 C
Jakarta

Perempuan Afghanistan Tuntut Pencairan Aset Negara di AS

Artikel Trending

AkhbarInternasionalPerempuan Afghanistan Tuntut Pencairan Aset Negara di AS
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Kabul – Puluhan perempuan Afghanistan turun ke jalan-jalan di kota Kabul pada Rabu (29/12) menuntut pencairan aset negara tersebut yang dibekukan setelah Taliban mengambil alih kekuasaan pada pertengahan Agustus lalu.

Para pengunjuk rasa berbaris melalui jalanan di ibu kota sambil membawa poster dan meneriakkan slogan-slogan. Banyak dari mereka yang menyerukan pengiriman bantuan untuk membantu mengatasi situasi ekonomi di negara yang bermasalah itu. Sebab selama ini, mereka memandang AS tidak sama sekali empati dengan masalah yang menimpa negaranya itu.

Pendanaan internasional untuk Afghanistan telah ditangguhkan dan miliaran dolar aset negara itu yang berada di luar negeri – sebagian besar di Amerika Serikat. Pasalnya sejumlah aset negara mereka telah dibekukan setelah Taliban menguasai negara tersebut. Sehingga hal ini berdampak pada kesejahteraan masyarakatnya.

BACA JUGA  Israel Tolak Perintah ICJ untuk Cegah Genosida di Gaza

Kurangnya pendanaan telah menghancurkan ekonomi Afghanistan dan menyebabkan meningkatnya kemiskinan, sementara kelompok-kelompok bantuan telah memperingatkan bencana kemanusiaan yang membayangi negara tersebut.

Pegawai negeri, mulai dari dokter hingga guru dan pegawai negeri sipil (PNS), sudah berbulan-bulan tidak mendapatkan gaji. Sementara pihak bank telah membatasi berapa banyak jumlah uang yang dapat ditarik oleh pemegang rekening.

Delapan puluh persen anggaran pembangunan Afghanistan berasal dari masyarakat internasional. Tanpa akses yang lebih besar pada pendanaan internasional ini, ekonomi Afghanistan kemungkinan akan berkontraksi sekitar 30 persen pada tahun ini, memicu lebih jauh terjadinya krisis kemanusiaan.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru