25 C
Jakarta

Ngabalin Bikin Nyebelin?

Artikel Trending

Milenial IslamNgabalin Bikin Nyebelin?
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Sudah lama publik luas melihat bagaimana Ngabalin bermuka. Banyak orang mengatakan bukan hanya bermuka dua. Tapi jika ada dalam traktat bahasa yang lebih, ia bisa disematkan kepadanya. Sebagaimana kata orang, Ngabalin bakal bermuka “penjilat” bagi pemerintah yang berkuasa.

Buktinya, sejak awal dia menjadi pendukung Prabowo. Di masa itu, dia menjadi pendonor omelan paling ampuh bagaimana membuat Prabowo layaknya raja. Ia mempermak Prabowo, tetapi sambilalu mengipasi Jokowi sebagai kandidat presiden yang tidak mengerti medan pemerintahan.

Tapi apa yang terjadi. Setelah Prabowo kalah telak dalam pemilihan presiden putaran pertama, dia meninggalkan Prabowo secara nista. Dia berbalik arah untuk “menjilati” apa saja program Jokowi. Maka pada kemenangan selanjutnya, Ngabalin diterima sebagai Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden.

Ngabalin Gagal Jadi Staf Presiden

Setelah menjadi Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ngabalin tampak gagal. Di forum, dia kewalahan menyampaikan pesan-pesan baik yang seharusnya dia sampaikan ke ranah publik. Terlihat, Ngabalin sering terpojok lantaran tidak menguasai data dan fakta di lapangan ketimbang lawan debatnya. Bahkan tak jarang, pesan-pesan yang tersampaikan berbanding terbalik dengan apa yang ingin Presiden dengar.

Sudah sekian banyak kasus, Ngabalin mencoba redam-paparkan ke media dan publik. Tapi yang terjadi dari Ngabalinlah kasus-kasus itu tambah menyeruak tanpa bisa teredam. Masyarakat terbelah hanya dari untaian kata-kata Ngabalin yang tidak punya keilmuan, data-fakta, dan emosional terhadap masalah masyarakat. Dia tak bisa memoles dan meyakinkan masyarakat untuk sekadar bersabar saja. Kharisma tak ada. Tetapi yang ada, hanyalah mempersibuk tangan untuk menulis di kertas-kertas hayalan.

Makanya, seorang intelek macam Faisal Basri sering mendesak Jokowi untuk menggantikan Ngabalin sebagai Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden ke yang lebih “bijak”. Yang paham tentang apa yang ia bicarakan dan masalah-masalah keindonesiaan.

BACA JUGA  Smackdown Aktivis dan Smackdown Radikalis

Misalnya, pada kasus pengecatan pesawat terbang kepresidenan yang menghilangkan banyak biaya. Banyak pihak yang menyorot itu karena teranggap kurang benar dan pas jika pesawat dicat waktu masyarakat menderita ekonomi karena PPKM dan lonjakan Covid-19. Mau dengar apa yang terkatakan Ngabalin dari protes masyarakat? Katanya: “betul-betul kampungan”. Di tempat lain dia mengatakan: “cat pesawat Presiden Rp2 M, di mana masalahnya?” ucapan enteng Ngabalin.

Ngabalin Tak Paham Kasus

Jika kita hari ini menderita ekonomi karena secara sadar mengikuti intruksi Presiden untuk mengikuti protokol: tidak keluar, berkerumun untuk bekerja, membeli dan tidak makan di tempat, tidak silaturrahim kepada saudara yang sakit, bahkan tidak bisa pergi untuk memakamkan orang tua kandung. Melihat apa yang terlontar dari Ngabalin sungguh menyesakkan. Kesabaran yang sejak awal kita hibahkan kepada penanganan wabah ini, tiba-tiba berontak.

Seharusnya, Ngabalin sebagai Staf Presiden lebih bijak dikit memilih bahasa, gesture tubuh, dan mimik muka. Tak pantas, dia menghilangkan penderitaan masyarakat dengan bahasa bernuansa sombong dan tidak ada sopan santunnya sama sekali. Sebenarnya, staf-staf seperti inilah yang mencoreng citra Jokowi di lapangan.

Ngabalin bikin nyebelin. Banyak mahasiswa memang tidak respek kepadanya. Sebabnya, dia terlalu memandang rendah mahasiswa. Sekian kasus yang menyangkut perihal mahasiswa, dia beranggapan mahasiswalah yang salah.

Kini, di penghujung masa pemerintahan Jokowi, lagi-lagi dia menganggap mahasiswa yang mengkritik adalah mahasiswa yang nyinyir. Bahkan Ngabalin, menganggab Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) yang bakal berdemo besok, dia samakan dengan Rocky Gerung, dan Rizal Ramli. Sebuah anggapan yang menyakitkan dan sungguh kejam.

Agus Wedi
Peminat Kajian Sosial dan Keislaman

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru