30 C
Jakarta

Menyelamatkan Keutuhan Indonesia

Artikel Trending

EditorialMenyelamatkan Keutuhan Indonesia
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Indonesia sebagai sebuah bangsa besar kembali dipertaruhkan. Wibawa Indonesia dalam tahun ini diuji bukan saja dalam skala politik internasional. Melainkan juga oleh beberapa masalah di dalam negeri sendiri, seperti kasus terorisme dan KKB di Papua.

Secara sadar, runtuhnya muruah negara bisa dilihat dari bagaimana cara menangani masalah-masalah di dalam negeri. Karena, secara teoritis, tidak mungkin sebuah bangsa bisa menyelesaikan masalah-masalah besar di luar negeri, kalau masalah di dalam negeri saja tidak bisa.

Jika tidak bisa menyelesaikan, ia membuat rusak citra negara sendiri. Kedigdayaan negara yang dibangga-banggakan menjadi angin segar belaka. Bahkan sekadar menjadi sembelit dan lucu-lucuan.

Terkait kasus demikian, sungguhlah Indonesia sudah seharusnya menyelesaikan masalah-masalah seperti terorisme MIT, JAD, dan KKB di Papua, yang kian hari makin merebak. Bukankah itu yang memang menjadi kegelisahan masyarakat Indonesia selama ini? Selain korupsi dan kelakuan pejabat yang tidak senonoh dalam beberpa hal, terorisme menjadi kasus yang sangat urgent diperhatikan. Jika tidak ia menjadi kebangkurtan moral dan kemanusiaan Indonesia.

Aneh saja rasanya jika hal di atas tidak mendapat fokus kebijakan. Sesuatu persoalan serius, harus dipertanggungjawabkan dengan semestinya. Dan ini adalah bagian pemerintah untuk melakukan terobosan semaksimal mungkin dari yang paling kecil hingga tahap yang paling besar.

BACA JUGA  Indonesia Darurat Ceramah Radikal

Janganlah menganggap enteng. Repons sebaik mungkin. Karena respons itulah yang menjadi catatan kaki dan catatan hati oleh bangsanya. Keinginan publik tidak ada lain, selain tidak ada masalah dalam mengarungi dinamika hidupnya. Keinginan publik adalah nurani sebuah bangsa.

Jika nurani bangsa tidak lagi dimiliki, maka hancurlah bangsa tersebut. Kehormatan hilang. Dan maaf sekadar menjadi tempelan. Bangsa menjadi para normal, memiliki impian penuh bayang-bayang. Tapi tak terjemahkan dalam kehidupan.

Masalah bangsa harus diselesaikan tuntas. Hal sengkarut harus disingkap secara terang benderang. Dengan begitu, maka kita sebagai bangsa sedikit memiliki kepercayan diri untuk bangkit dan PD menjadi bangsa yang kuat. Pemulihan kondisi di dalam bangsa sendiri, adalah pekerjaan mutlak.

Seperti disebutkan di atas, bahwa pertaruhan muruah wajib menjadi acuan nomor satu. Jika tidak, sekali lagi, bakal mengikis kepercayaan masyarakat. Bahkan bisa terjadi, memicu aksi-aksi yang meruntuhkan legitimasi terhadap negara Indonesia ini.

Indonesia akan menuju pada kehancuran bila masalah terorisme dan korupsi tidak diselesaikan secepat-cepatnya. Kehormatan Indonesia bakal hilang pula jika terlalu acuh pada kasus semacam ini. Dengan demikian, ketegasan dalam memberantas masalah ini adalah harapan publik, sebagai suplamen menjaga keutuhan negara, juga untuk menjaga muruah Indonesia. Dan saya yakin, pembaca editorial Harakatuna, bakal setuju jika terorisme dan korupsi lenyap dari Indonesia.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru