Menpan RB Tegaskan Teroris Bukan dari Sulsel Saja!


Harakatuna.com. Makassar-Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Jenderal Pol Syarifuddin menanggapi pernyataan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Hamidin yang baru saja dilantik.

Pernyataan Kapolda Sulsel yang resmi dilantik sejak Kamis (24/1/2019) lalu ini menegaskan jika teroris berasal dari Sulawesi Selatan (Sulsel).

Lantas Syarifuddin enggan memposisikan diri sebagai menteri dalam mengomentari pernyataan Kapolda Sulsel, melainkan ia mengomentari hal tersebut sebagai orang Sulsel.

Sejatinya, pandangan terkait pernyataan Kapolda Sulsel tersebut menurut Syarifuddin harus disikapi dengan cukup bijak.

Menurutnya, sumber teroris bukan hanya dari wilayah Sulsel saja, tapi melainkan banyak dari daerah lain semisal Sumatera, hingga Jawa.

Hanya saja, tak banyak generasi jaman sekarang yang mengetahui sejarah terkait teroris berawal dari mana datangnya.

“Jangankan itu (teroris) pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia yang baru-baru saja tahun 1998, anak muda sekarang tidak tahu,” kata Men PAN RB, Syarifuddin dalam lawatannya di Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Selasa (29/1/2019).

“Kemarin disurvei, bagaimana tanggapan anda tentang pelanggaran Trisakti itu hanya jawab 6 persen. Apalagi peristiwa DTI, Kahar Muzakkar, siapa yang tahu?,” imbau Syarifudin bertanya.

Terkait teroris yang dikait-kaitkan berasal dari Sulsel, Syarifuddin yang juga mantan Wakapolri ini mengaku jika teroris ada dalam darah orang Sulawesi, dari bugis, rata-rata mereka hanya membawa suku saja.

“Tapi dia tidak lahir di Sulawesi khususnya Sulsel. Seperti peristiwa Poso, orang-orang yang terlibat di Poso itu, betul ada suku Bugis. Tapi dia tidak lahir di Makassar, dia tidak lahir di Parepare dan wilayah Sulsel lainnya,” tegas Syarifuddin.

Iapun menegaskan secara pribadi Syarifuddin jelas membela orang Sulawesi lantaran memiliki darah Sulsel.

Baca Juga:  KPPU Ajak Mahasiswa STAINU Temanggung Lawan Kartel

Apalagi, beberapa tokoh tenar lahir dari Sulawesi khususnya Sulsel baik pada zaman reformasi hingga era sekarang.

“Tapi kita juga bisa melihat, orang Sulawesi banyak juga jadi orang besar khususnya di Sulsel. Ada pak Jenderal M Jusuf, yang hampir saja menjadi mata hari baru. Setelah itu ada wakil presiden (Jusuf Kalla) dan ada juga Pak Habibie. Jadi tidak usah pesimis lah jadi orang Sulsel,” pungkas Syarifuddin.

Sumber: TribunSulsel

 

 

 

 

.

 


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Wow Wow
0
Wow
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Harakatuna

Harakatuna merupakan media dakwah yang mengedepankan nilai-nilai toleran, cerdas, profesional, kritis, faktual, serta akuntabel dengan prinsip utama semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasar pemahaman Islam: rahmat bagi semua makhluk di dunia.