27.9 C
Jakarta

Menlu Arab Saudi Minta Palestina-Israel Utamakan Perundingan

Artikel Trending

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Rahmat terdiri dari tiga huruf râ’, hâ’, dan mîm. Menurut Ibnu Faris dalam Maqâyîs al-Lughah setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf râ’,...

Relasi Iman, Keadilan dan Demokrasi ala Cak Nur

Nurcholish Madjid, atau yang biasa dipanggil Cak Nur, dikenal luas sebagai salah satu cendekiawan Muslim terbesar di Indonesia. Pemikirannya merupakan suatu usaha untuk mencari...

Bagaimana Hukum Memberi Nasehat dalam Islam?

Tahukah kalian, mengapa agama merupakan suatu nasehat? Kehidupan seseorang bisa berubah dengan nasehat anda. Jalan kehidupan seseorang juga bisa berubah sedemikian baik lantaran duduk...

Wudhu Menurut aL-Qur’an dan Sunah

Wudhu merupakan ritual penting dalam Islam untuk menjaga kesucian dalam beribadah. Perintah dan dasar landasan berwudhu berangkat dari firman Allah swt dalam QS al-Maidah...

Harakatuna.com. Riyadh – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud mengatakan fokus upaya perdamaian Palestina-Israel harus membawa kedua belah pihak kembali ke meja perundingan. Usai perundingan, baru setelahnya dilakukan normalisasi hubungan.

“Kami selalu membayangkan bahwa normalisasi akan terjadi. Tetapi kami juga perlu memiliki negara Palestina dan kami perlu memiliki rencana perdamaian Palestina-Israel,” kata Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, seperti dikutip Al-Monitor, Jumat 16 Oktober 2020.

“Saya percaya bahwa fokus sekarang perlu untuk membawa Palestina dan Israel kembali ke meja perundingan. Pada akhirnya, satu-satunya hal yang dapat mewujudkan perdamaian abadi dan stabilitas abadi adalah kesepakatan antara Palestina dan Israel, ”katanya dalam acara virtual yang diselenggarakan oleh Institut Washington.

Pangeran Faisal berada di Washington minggu ini untuk dialog perdana isu strategis AS-Arab Saudi. Selama pidato bersama dengan mitranya dari Arab Saudi pada Rabu 14 Oktober, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo berharap Riyadh akan mempertimbangkan untuk mencapai kesepakatannya sendiri dengan Israel.

Pada September lalu, Uni Emirat Arab dan Bahrain sepakat untuk normalisasi hubungan dengan Israel berdasarkan kesepakatn Abraham Accord yang dimediasi AS. Presiden Donald Trump mengatakan dia mengharapkan “lima atau enam” negara, termasuk Arab Saudi, untuk segera membuat kesepakatan normalisasi mereka sendiri.

Di bawah perjanjian baru-baru ini, Israel setuju untuk menangguhkan rencana untuk secara resmi mencaplok sebagian besar Tepi Barat. “Menghapus ancaman aneksasi membantu ‘meletakkan dasar’ bagi Palestina dan Israel untuk kembali ke meja perundingan,” Menlu Faisal.

Pangeran Faisal telah mengatakan sebelumnya bahwa Arab Saudi masih berkomitmen pada Prakarsa Perdamaian Arab 2002. Pakta yang ditengahi Arab Saudi itu menyerukan agar pengakuan ditawarkan hanya dengan imbalan status kenegaraan bagi Palestina dan penarikan penuh Israel dari wilayah yang diduduki sejak 1967.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Ideologi Teroris dan Cara Memberantasnya

Ideologi teroris dan sikapnya dalam dasawarsa mutakhir ini semakin memiriskan. Pemenggalan demi pemenggalan atas nama agama mereka lakukan. Sungguh begitu banyak contoh untuk dibeberkan atau...

Pandemi Covid-19 Tak Kurangi Ancaman Radikalisme

Harakatuna.com. Jakarta-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut pandemi virus korona (covid-19) tidak menghentikan ancaman radikalisme dan terorisme. Hal itu terjadi di...

Serial Kebangsaan (I): Spirit Kebangsaan dan Kelalaian FPI

Sekitar semingguan kemarin, saya dapatkan sebuah buku yang cukup menarik dan tentunya masih relevan dibaca di era sekarang, apalagi buku ini baru saja launching....

Bom Mobil Meledak di Afghanistan, 30 Petugas Keamanan Tewas

Harakatuna.com. Ghazni-Sebuah mobil berisi bom meledak di Provinsi Ghazni, Afghanistan. Setidaknya 30 aparat keamanan tewas akibat ledakan tersebut. Seperti dilansir Reuters, Senin (30/11/2020), Direktur Rumah...

Uang Kertas Mengalami Perubahan Nilai, Bagaimana dengan Mekanisme Pembayaran Hutang?

Sudah kita ketahui bersama bahwa seiring perubahan zaman maka berubah pula nilai sebuah mata uang. Terdapat beberapa kasus yang memiliki inti permasalahan sama, yakni...

Eks Napiter, Haris Amir Falah Sebut Paham Radikalisme Mengancam Pancasila

Harakatuna.com. Solo – Munculnya paham radikalisme ekstrem yang tersebar di wilayah Indonesia mengancam Pancasila dan kedaulatan NKRI. Hal ini perlu diantisipasi, mengingat mereka telah...

Wanita dalam Pusaran Aksi Radikalisme dan Terorisme

Berbagai aksi terorisme dan radikalisme dalam beberapa dasawarsa ini kain “subur” terlebih di era milenial ini. Bergama aksi teror di Indonesia semakin banyak terjadi...