26.8 C
Jakarta

Wapres Ma’ruf Amin Minta LDII Siaga Tangkal Radikalisme

Artikel Trending

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Rahmat terdiri dari tiga huruf râ’, hâ’, dan mîm. Menurut Ibnu Faris dalam Maqâyîs al-Lughah setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf râ’,...

Relasi Iman, Keadilan dan Demokrasi ala Cak Nur

Nurcholish Madjid, atau yang biasa dipanggil Cak Nur, dikenal luas sebagai salah satu cendekiawan Muslim terbesar di Indonesia. Pemikirannya merupakan suatu usaha untuk mencari...

Bagaimana Hukum Memberi Nasehat dalam Islam?

Tahukah kalian, mengapa agama merupakan suatu nasehat? Kehidupan seseorang bisa berubah dengan nasehat anda. Jalan kehidupan seseorang juga bisa berubah sedemikian baik lantaran duduk...

Wudhu Menurut aL-Qur’an dan Sunah

Wudhu merupakan ritual penting dalam Islam untuk menjaga kesucian dalam beribadah. Perintah dan dasar landasan berwudhu berangkat dari firman Allah swt dalam QS al-Maidah...

Harakatuna.com. Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin berdialog secara virtual dengan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Ma’ruf menitipkan beberapa pesan kepada LDII di antaranya perlu menjaga kesatuan umat dan menanggulangi ancaman radikalisme.

“Dan yang saya harapkan terakhir juga tadi, membangun kesatuan umat yang sekarang ini masih program. Program yang terus dan selalu saja ada masalah agama, tetapi sering ini merusak keutuhan. Sebab ini modal kita dalam rangka membangun keutuhan nasional,” kata Ma’ruf dalam keterangan yang diterima detikcom, Kamis (3/9/2020).

Ma’ruf mengatakan saat ini ancaman radikalisme masih ada. Dia berpesan perlu ada upaya pencegahan dan deradikalisasi.

“Nah, makanya kita ingin membangun kerukunan ini. Sebab ancaman-ancaman radikalisme, ancaman-ancaman ini masih ada. Kebetulan juga saya yang ditugasi untuk membangun, untuk penanggulangan radikalisme ini menjadi tugas saya juga. Jadi, ini juga menjadi sesuatu yang akan terus kita mantapkan, kita bangunkan, baik dalam rangka pencegahannya, kontra radikalisasinya. Jadi ada radikalisasi tentu harus ada kontaradikalisasi, maupun juga mengembalikan mereka yang telah terpapar dalam rangka deradikalisasi,” tuturnya.

Selain itu, Ma’ruf mengatakan LDII juga berperan dalam menciptakan SDM unggul. Serta meminta LDII untuk berperan dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada umat.

“Menjadi kewajiban kita supaya umat ini berdayakan, sehingga mampu berkompetisi ya, sehingga bisa tampil. Karena itu pemberdayaan ini tentu bisa melalui pendidikan formal tapi melalui pendidikan vokasi. Nah, kita ingin mengembangkan pendidikan vokasi sehingga masyarakat kita ini akan terus bisa hidup dengan kemampuan yang kita bekali dengan pendidikan vokasi itu. Menyangkut keterampilan, menyangkut juga vokasi dalam arti pengembangan diri,” tutur Ma’ruf.

Ma’ruf mengatakan pendidikan vokasi tidak hanya diberikan oleh sekolah umum, namun juga melalui pesantren. Dia menyebut LDII memiliki afiliasi dengan pesantren sehingga bisa turut berperan dalam memberikan pendidikan itu.

“Saya senang kalau pesantren-pesantren pemberdayaan-pemberdayaan di bidang pengembangan diri ya. Saya berharap (LDII) untuk terus berpartisipasi dalam rangka pembangunan menuju Indonesia maju, terutama tentu yang berkaitan dengan pengadaan sumber daya manusia. Sebab sesungguhnya Indonesia akan maju atau tidak, itu khususnya pada tersedianya SDM unggul yang akan bisa melakukan perubahan-perubahan menuju Indonesia maju,” ungkap Ma’ruf.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Ideologi Teroris dan Cara Memberantasnya

Ideologi teroris dan sikapnya dalam dasawarsa mutakhir ini semakin memiriskan. Pemenggalan demi pemenggalan atas nama agama mereka lakukan. Sungguh begitu banyak contoh untuk dibeberkan atau...

Pandemi Covid-19 Tak Kurangi Ancaman Radikalisme

Harakatuna.com. Jakarta-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut pandemi virus korona (covid-19) tidak menghentikan ancaman radikalisme dan terorisme. Hal itu terjadi di...

Serial Kebangsaan (I): Spirit Kebangsaan dan Kelalaian FPI

Sekitar semingguan kemarin, saya dapatkan sebuah buku yang cukup menarik dan tentunya masih relevan dibaca di era sekarang, apalagi buku ini baru saja launching....

Bom Mobil Meledak di Afghanistan, 30 Petugas Keamanan Tewas

Harakatuna.com. Ghazni-Sebuah mobil berisi bom meledak di Provinsi Ghazni, Afghanistan. Setidaknya 30 aparat keamanan tewas akibat ledakan tersebut. Seperti dilansir Reuters, Senin (30/11/2020), Direktur Rumah...

Uang Kertas Mengalami Perubahan Nilai, Bagaimana dengan Mekanisme Pembayaran Hutang?

Sudah kita ketahui bersama bahwa seiring perubahan zaman maka berubah pula nilai sebuah mata uang. Terdapat beberapa kasus yang memiliki inti permasalahan sama, yakni...

Eks Napiter, Haris Amir Falah Sebut Paham Radikalisme Mengancam Pancasila

Harakatuna.com. Solo – Munculnya paham radikalisme ekstrem yang tersebar di wilayah Indonesia mengancam Pancasila dan kedaulatan NKRI. Hal ini perlu diantisipasi, mengingat mereka telah...

Wanita dalam Pusaran Aksi Radikalisme dan Terorisme

Berbagai aksi terorisme dan radikalisme dalam beberapa dasawarsa ini kain “subur” terlebih di era milenial ini. Bergama aksi teror di Indonesia semakin banyak terjadi...