25.4 C
Jakarta

Lebanon-Israel Kembali Bersengketa

Artikel Trending

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Relasi Iman, Keadilan dan Demokrasi ala Cak Nur

Nurcholish Madjid, atau yang biasa dipanggil Cak Nur, dikenal luas sebagai salah satu cendekiawan Muslim terbesar di Indonesia. Pemikirannya merupakan suatu usaha untuk mencari...

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Rahmat terdiri dari tiga huruf râ’, hâ’, dan mîm. Menurut Ibnu Faris dalam Maqâyîs al-Lughah setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf râ’,...

Bagaimana Hukum Memberi Nasehat dalam Islam?

Tahukah kalian, mengapa agama merupakan suatu nasehat? Kehidupan seseorang bisa berubah dengan nasehat anda. Jalan kehidupan seseorang juga bisa berubah sedemikian baik lantaran duduk...

Wudhu Menurut aL-Qur’an dan Sunah

Wudhu merupakan ritual penting dalam Islam untuk menjaga kesucian dalam beribadah. Perintah dan dasar landasan berwudhu berangkat dari firman Allah swt dalam QS al-Maidah...

Harakatuna.com Lebanon – Lebanon dan Israel sepakat untuk mengadakan pembicaraan yang dimediasi oleh PBB yang bertujuan untuk mengakhiri sengketa perbatasan laut dan darat yang telah berlangsung lama. Hal itu diumumkan oleh Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri.

“Amerika Serikat (AS) akan bertindak sebagai fasilitator selama pembicaraan, yang akan diadakan di kota perbatasan selatan Lebanon, Naqoura,” kata Berri pada konferensi pers, tanpa memberikan tanggal negosiasi seperti dikutip dari Middle East Eye, Jumat (2/10/2020).

Lebanon dan Israel masih dalam keadaan perang formal, dan telah memperebutkan perbatasan darat dan laut mereka selama beberapa dekade, termasuk wilayah di tepi tiga blok energi Lebanon.

“Perwakilan AS dan koordinator khusus AS untuk Lebanon bersiap untuk memberikan risalah pertemuan bersama yang akan mereka tandatangani dan tunjukkan kepada Israel dan Lebanon untuk ditandatangani pada akhir setiap pertemuan,” ujar Berri, membacakan salinan dari kesepakatan kerangka kerja 22 September.

“Ini adalah kesepakatan kerangka kerja, dan bukan yang terakhir,” jelas Berri, sembari mengatakan diskusi akan diadakan di bawah dukungan PBB di pangkalan dekat perbatasan yang dipantau PBB dengan Israel, yang dikenal sebagai Garis Biru.

Ia mengatakan AS akan mendorong kesepakatan sesegera mungkin, tetapi menegaskan bahwa kesepakatan tentang kerangka kerja dicapai sebelum Washington menjatuhkan sanksi pada tangan kanannya, Ali Hassan Khalil, karena korupsi dan memungkinkan bantuan finansial kepada Hizbullah.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Israel, Gabi Ashkenazi, mengatakan dalam cuitannya bahwa perjanjian itu muncul setelah tiga tahun kontak diplomatik.

“Saya ingin berterima kasih kepada Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan stafnya atas upaya dedikasinya yang telah mengarah pada dimulainya pembicaraan langsung antara Israel dan Lebanon tentang demarkasi batas laut,” tulisnya.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyambut baik perjanjian kerangka kerja tersebut, dengan mengatakan itu adalah hasil dari hampir tiga tahun keterlibatan diplomatik yang intens.

PBB Diminta Moderatori Sengketa Lebanon-Israel

Utusan AS David Schenker mengatakan pada 8 September bahwa ia berharap untuk datang ke Lebanon dan menandatangani kesepakatan kerangka kerja untuk memulai diskusi dalam beberapa minggu mendatang. Masalah perbatasan laut sangat sensitif karena kemungkinan adanya hidrokarbon di Mediterania.

Sebuah konsorsium yang terdiri dari raksasa energi Total, Eni, dan Novatek diberikan dua blok pertama dari 10 blok eksplorasi Lebanon pada tahun 2018 – blok 4, yang terletak sekitar 30 km dari Beirut, dan blok 9 di dekat perbatasan Israel.

Pada bulan April, Lebanon mengatakan pengeboran awal di Blok 4 telah menunjukkan jejak gas tetapi tidak ada cadangan yang layak secara komersial. Eksplorasi blok 9 lebih kontroversial dan belum dimulai, karena Israel juga mengklaim kepemilikan saham.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Ideologi Teroris dan Cara Memberantasnya

Ideologi teroris dan sikapnya dalam dasawarsa mutakhir ini semakin memiriskan. Pemenggalan demi pemenggalan atas nama agama mereka lakukan. Sungguh begitu banyak contoh untuk dibeberkan atau...

Pandemi Covid-19 Tak Kurangi Ancaman Radikalisme

Harakatuna.com. Jakarta-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut pandemi virus korona (covid-19) tidak menghentikan ancaman radikalisme dan terorisme. Hal itu terjadi di...

Serial Kebangsaan (I): Spirit Kebangsaan dan Kelalaian FPI

Sekitar semingguan kemarin, saya dapatkan sebuah buku yang cukup menarik dan tentunya masih relevan dibaca di era sekarang, apalagi buku ini baru saja launching....

Bom Mobil Meledak di Afghanistan, 30 Petugas Keamanan Tewas

Harakatuna.com. Ghazni-Sebuah mobil berisi bom meledak di Provinsi Ghazni, Afghanistan. Setidaknya 30 aparat keamanan tewas akibat ledakan tersebut. Seperti dilansir Reuters, Senin (30/11/2020), Direktur Rumah...

Uang Kertas Mengalami Perubahan Nilai, Bagaimana dengan Mekanisme Pembayaran Hutang?

Sudah kita ketahui bersama bahwa seiring perubahan zaman maka berubah pula nilai sebuah mata uang. Terdapat beberapa kasus yang memiliki inti permasalahan sama, yakni...

Eks Napiter, Haris Amir Falah Sebut Paham Radikalisme Mengancam Pancasila

Harakatuna.com. Solo – Munculnya paham radikalisme ekstrem yang tersebar di wilayah Indonesia mengancam Pancasila dan kedaulatan NKRI. Hal ini perlu diantisipasi, mengingat mereka telah...

Wanita dalam Pusaran Aksi Radikalisme dan Terorisme

Berbagai aksi terorisme dan radikalisme dalam beberapa dasawarsa ini kain “subur” terlebih di era milenial ini. Bergama aksi teror di Indonesia semakin banyak terjadi...