27.9 C
Jakarta

Kiai Said Aqil Sebut Terorisme dan Radikalisme Tantangan di Era 4.0

Artikel Trending

AkhbarNasionalKiai Said Aqil Sebut Terorisme dan Radikalisme Tantangan di Era 4.0
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Jakarta – Penasehat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj MA mengatakan masyarakat harus memperkuat syiar Islam yang membawa peradaban sebagai agama kebaikan karena radikalisme, ekstrimisme bahkan terorisme sudah merambah ke dunia digital di era 4.0.

Menurutnya, semua elemen masyarakat harus waspada dengan pengaruh radikalisme terorisme yang mewabah di era 4.0. ini. Masyarakat harus melek sosial media untuk menyaring informasi dan pengaruh paham yang menyesatkan.

“Kita pun tidak boleh kalah harus menguasai media sosial menguasai digitalisasi,” ucapnya secara virtual dalam diskusi publik di Kedutaan Besar Perancis Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Dalam dunia digital, radikalisme, ekstrimisme dan terorisme, katanya, sangat kuat karena ada benang merahnya dengan oligarki., yaitu dikuasai oleh sekelompok orang yang mempunyai kekuasaan untuk memenuhi kepentingan mereka sendiri.Menurut dia, gerakan kelompok tersebut ada yang membiayai dengan dana yang luar biasa sehingga mempunyai kekuatan untuk memengaruhi umat muslim.

BACA JUGA  Alumni Timur Tengah Berperan Penting Menjaga Kerukunan dan Toleransi di Indonesia

“Kalau kebenaran mengikuti hawa nafsu mengikuti kepentingan kelompok tertentu, maka hancurlah tatanan kehidupan di muka bumi bahkan di langit dan seluruh penduduk,” katanya.

Said Aqil berharap masyarakat harus berani dan sanggup menjawab tantangan yang dihadapi dengan melakukan dakwah melalui media sosial atau secara digital.Ia pun meminta masyarakat untuk memegang teguh Islam yang moderat dan Islam yang toleran dan tidak mengikuti kepentingan hawa nafsu.

Ahmad Fairozi
Ahmad Fairozihttps://www.penasantri.id/
Mahasiswa UNUSIA Jakarta, Alumni PP. Annuqayah daerah Lubangsa

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru