29.4 C
Jakarta

Kapolresta Solo Tegaskan All Out Berantas Radikalisme

Artikel Trending

AkhbarDaerahKapolresta Solo Tegaskan All Out Berantas Radikalisme
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Solo-Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, mengatakan pihaknya mendukung penuh keputusan pemerintah pusat dan Pemkot Solo. Terutama terkait pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa-Bali pada 3-20 Juli serta pemberantasan radikalisme.

Lulusan Akpol 1996 ini juga berkomitmen memberantas radikalisme, premanisme, dan tindakan intoleran. Sebab radikalisme dan intoleransi bisa menjadi biang penyebab terjadi aksi terorisme. Hal ini dirasa perlu untuk diantisipasi berama guna menjaga ketentraman di tengah masa-masa wabah.

“Kami all out dalam mendukung PPKM darurat untuk menurunkan jumlah COVID 19 di Solo,” kata Ade dalam tasyakuran puncak peringatan HUT ke-75 Bhayangkara di aula Mapolresta Surakarta, Kamis (1/7).

Ade mengatakan, pihaknya akan lebih memperbanyak kegiatan mobile ketimbang stasioner, mengingat mobilitas masyarakat Kota Solo yang dinamis. Bersama Kodim 0735 Surakarta, dan Satpol PP Solo akan lebih memperbanyak giat patroli.

“Kegiatan stasioner seperti razia masker dan swab antigen tetap kita lakukan di spot-spot rawan kerumunan,” kata dia.

BACA JUGA  Mendagri: Sulteng Harus Bersih dari Aksi-aksi Terorisme

Kegiatan penyemprotan desinfektan, kata dia, juga dimasifkan baik pagi, siang, dan malam. Dengan cara tersebut target penurunan kasus korona 10.000 per hari bisa terwujud. Selama ini kalangan radikalisme kerap kali menentang pemberlakukan 3M. Bahkan mereka menganggap pemerintah ini talah menghalang-halangi agama.

“Hari peringatan HUT Bhayangkara ini kami sekuat tenaga turut memulihkan ekonomi demi mewujudkan Indonesia maju,” kata dia.

Dalam peringatan HUT Bhayangkara tahun ini, Polresta Surakarta menggelar lomba fotografi menggunakan ponsel untuk wartawan. Salah satu hal yang perlu ditangkap dari adanya potret sosial adalah persebaran paham keagamaan di tengah masyarakat kita. Radikalisme bisa menjadi penghambat kemajuan bangsa.

Hasil lomba tersebut, jurnalis MerahPutih.com meraih juara 2 dengan tema “Tes Swab Antigen di Tempat Umum”. Juara pertama, ketiga dan keempat diraih jurnalis Suara.com, Bengawannews, dan RRI Surakarta.

Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru