26.6 C
Jakarta

Jihad Memerangi Virus Corona

Artikel Trending

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Memberantas FPI, Memberantas Pembising Negeri

Sejumlah anggota TNI berseragam lengkap mendatangi Markas DPP Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/11) lalu. Mereka menurunkan baliho Habib...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Rahmat terdiri dari tiga huruf râ’, hâ’, dan mîm. Menurut Ibnu Faris dalam Maqâyîs al-Lughah setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf râ’,...

Relasi Iman, Keadilan dan Demokrasi ala Cak Nur

Nurcholish Madjid, atau yang biasa dipanggil Cak Nur, dikenal luas sebagai salah satu cendekiawan Muslim terbesar di Indonesia. Pemikirannya merupakan suatu usaha untuk mencari...

Bagaimana Hukum Memberi Nasehat dalam Islam?

Tahukah kalian, mengapa agama merupakan suatu nasehat? Kehidupan seseorang bisa berubah dengan nasehat anda. Jalan kehidupan seseorang juga bisa berubah sedemikian baik lantaran duduk...

Indonesia memang negara yang warganya tidak gampang stres, kendati sedang dihadapkan dengan masalah yang begitu pelik. Mereka tetap melihat masalah ini dengan pikiran yang terbuka dan sikap yang berhati-hati. Mereka terus merapal doa berharap di celah-celah doa itu hadir tangan Tuhan yang dapat menjaganya dan mengeluarkannya dari masalah yang sedang mereka hadapi.

Masalah yang sedang dihadapi Indonesia akhir-akhir ini adalah terjangkitnya beberapa warga dengan Virus Corona yang beberapa waktu kemarin—seperti dilansir dalam CNN Indonesia—menyerang sembilan puluh satu negera bermulai dari Wuhan China, terus merambah ke beberapa negera sekitar, seperti Korea Selatan (6.284 kasus, 42 kematian), Italia (3.858 kasus, 148 kematian), Iran (4.747 kasus, 124 kematian) dan Prancis (577 kasus, sembilan kematian).

Pada mulanya di Indonesia, warga yang terjangkit Virus Corona hanya dua orang. Tak lama setelah itu, bertambah empat orang, sehingga jadi enam orang. Sampai detik ini, warga yang terjangkit makin bertambah. Achmad Yurianto, juru bicara penanganan wabah Corona di Indonesia menyebutkan warga yang terkenak Corona mencapai angka 27.

Melihat kenyataan begitu, seluruh warga tetap berhati-hati. Saya pikir, ini waktunya kita berjihad memerangi Corona. Mengingat soal jihad, saya teringat pesan Tuhan dalam Al-Qur’an: Orang-orang yang beriman dan berhijrah dan mereka telah mengorbankan harta benda dan jiwa mereka di dalam jihad untuk menegakan kalimat Allah, mereka itu orang-orang yang paling agung derajatnya di sisi Allah dan merekalah orang-orang yang menang dan memperoleh keridhaan-Nya.

Jihad seperti yang disinggung pada ayat tersebut seringkali dipahami dengan sempit oleh sebagian orang, sehingga jihad hanya pertempuran di medan perang. Biasanya kelompok radikalis seperti ISIS, NII, JI, bahkan HTI yang memahami cakupan jihad secara sempit. Padahal, jihad, sebut Quraish Shihab, adalah berjuang menggunakan segala kemampuan dan daya yang dimiliki untuk menghadapi segala macam keburukan atau yang mengantar kepada keburukan. Keburukan ini bisa berupa hawa nafsu, kebodohan, penyakit, kemiskinan dan lain-lain.

Melihat cakupan jihad yang begitu luas, termasuk mencegah sakit daripada mengobati, penting ditanamkan kesadaran bagi masing-masing orang untuk membudayakan hidup sehat. Beberapa dokter dan pakar lain, setelah isu Virus Corona booming, menyarankan hendaknya cuci tangan sebelum dan setelah makan, pakai masker, tidak banyak berinteraksi di keramaian. So, bangkitkan gelora jihad untuk mencegah keburukan, termasuk penyakit Corona, daripada menegakkan aksi radikal yang menuai kemafsadatan.[] Shallallah ala Muhammad.

Khalilullah
Khalilullah
Lulusan Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Teroris MIT dan Polusi Akhlak

Bangkitnya MIT menghentak kita. Publik kembali dikagetkan dengan aksi pembantaian keji kepada satu keluarga yang dilakukan oleh Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora,...

Hizbullah Tuntut Pembunuhan Fakhrizadeh

Harakatuna.com. Bairut - Hizbullah mengecam keras pembunuhan Fakhrizadeh, fisikawan nuklir dan kepala pusat inovasi Kementerian Pertahanan Iran. Hizbullah menyebutnya sebagai serangan teroris. "Hizbullah mengecam keras serangan teroris...

Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Mengampanyekan Terorisme Bermodus Jihad

Beberapa hari yang lalu sekitar enam rumah di kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah diserang oleh orang tak dikenal (OTK). Beberapa media menyebutkan, orang tersebut adalah...

Ulama Harus Membawa Kedamaian dan Kerukunan Bagi Umat

Harakatuna.com. Jakarta - Tidak dapat dipungkiri bahwa sejarah kemerdekaan Indonesia lahir dari peran penting para ulama. Ulama adalah teladan tidak hanya dalam aspek keagamaan,...

Tidak Dikatakan Beriman, Orang Yang Suka Mencaci Maki

Sekarang ini keadaan ruang publik kita bisa dikhawatirkan mencemaskan, kalau tidak ingin dikatakan darurat. Bagaimana tidak sekarang ujaran kebencian, saling mencaci terjadi dimana-mana mengisi...

Akademisi IAIN Palu, Lukman Thahir Sebut Pembunuh di Sigi Cari Perhatian Asing

Harakatuna.com. Palu-Akademisi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Dr Lukman S Thahir, berpandangan  aksi pembunuhan empat warga Sigi yang dilakukan oleh...

Habib Rizieq dan Peta Politik Islam Mendatang

Pada tanggal 10 November lalu Habib Rizieq Syihab (HRS) telah pulang ke tanah air. Kedatangannya disambut seperti pahlawan. Ribuan bahkan jutaan orang berkumpul di...