Jasad Anak Balita dari Pelaku Bom Sibolga Ditemukan di Atap Rumah


Harakatuna.com. Sibolga-Memasuki hari kelima pascapeledakan bom di Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), sejumlah anggota tim Gegana Polri dan Inafis masih melakukan penyisiran dan pemeriksaan di reruntuhan bangunan rumah terduga teroris, Sabtu (16/3/2019). Sehari sebelumnya, warga setempat menemukan bagian tubuh balita 2 tahun, anak terduga teroris Abu Hamzah yang tewas saat istrinya meledakkan diri.

Jasad balita itu ditemukan warga dalam kondisi tak lengkap di atap bangunan. Beberapa anggota tubuhnya hancur dan badannya telah melengket dengan atap seng di salah satu rumah warga.

Informasi penemuan jasad balita itu langsung dilaporkan ke petugas. Selanjutnya dilakukan evakuasi dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sibolga.

Seorang warga Tompul Tanjung mengatakan, tubuh balita itu ditemukan saat warga setempat bersih-bersih pascaledakan bom bunuh diri istri terduga teroris Abu Hamzah. Awalnya tercium aroma menyengat dan saat dicari sumbernya ternyata berawal dari jasad balita tersebut.

“Posisinya ada di atas atap seng rumah dengan kondisi sudah gosong,” ujar Tompul, Sabtu (16/3/2019).

Pantauan iNews, sejak dinyatakan sudah steril, warga setempat sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. Mereka membersihkan puing-puing bangunan rumah yang ikut hancur terdampak ledakan bom tersebut.

Sementara rumah terduga teroris belum dapat dimasuki, namun sudah dapat dilihat lebih dekat dan kerap dikerumuni warga.

Sumber: Inews

Baca Juga:  Gelar Pelatihan Jurnalistik Santri, Santri Ponpes Arrahman Sampaikan Dakwah melalui Medsos

Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Wow Wow
0
Wow
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Harakatuna

Harakatuna merupakan media dakwah yang mengedepankan nilai-nilai toleran, cerdas, profesional, kritis, faktual, serta akuntabel dengan prinsip utama semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasar pemahaman Islam: rahmat bagi semua makhluk di dunia.