31.4 C
Jakarta

Israel Bongkar Penyeberangan Gaza untuk Perluas Penghalang

Artikel Trending

AkhbarInternasionalIsrael Bongkar Penyeberangan Gaza untuk Perluas Penghalang
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Gaza – Buldoser dan derek terlihat membongkar titik penyeberangan komersial di sisi timur Gaza pada Selasa (6/12/2022). Israel memutuskan untuk memperluas penghalang keamanan di lokasi terminal yang sudah lama tidak beroperasi.

Persimpangan Karni telah menjadi terminal ekspor-impor terbesar dan utama untuk kantong Palestina, dilengkapi dengan pemindai dan sabuk konveyor. Namun Israel menutupnya ketika memberlakukan blokade di Gaza menyusul pengambilalihan kelompok Hamas pada 2007.

Selama tiga tahun berikutnya, Karni sesekali beroperasi untuk pengiriman terbatas kebutuhan dasar kemanusiaan di Gaza. Israel akhirnya berhenti menggunakannya dan mengalihkan pekerjaan ke penyeberangan Kerem Shalom yang lebih kecil dan terbatas di Jalur Gaza tenggara.

Kerem Shalom tidak memiliki kemampuan canggih seperti di Karni dan itu bergantung pada pergerakan barang secara berurutan. Truk-truk Israel menurunkan kiriman dan pergi sebelum truk-truk Palestina masuk untuk mengambil barang-barang tersebut.

Militer Israel mengatakan pada akhir pekan, telah memulai operasi untuk mengevakuasi Karni untuk menyelesaikan pembangunan penghalang bawah tanah. “Ini adalah operasi yang dirancang untuk meningkatkan pertahanan di wilayah ini, yang dilakukan sebagai bagian dari peningkatan pertahanan di seluruh wilayah perbatasan dengan Jalur Gaza,” ujarnya.

Tahun lalu, Israel mengumumkan penyelesaian penghalang keamanan yang ditingkatkan di sekitar Jalur Gaza yang dirancang untuk mencegah militan menyelinap ke negara itu. Penghalang sepanjang 65 kilometer mencakup sistem radar, sensor maritim, dan jaringan sensor bawah tanah untuk mendeteksi terowongan militan. Pagar yang ada diganti dengan “pagar pintar” setinggi enam meter dengan sensor dan kamera.

Perbatasan Gaza-Israel sebagian besar tenang sejak gencatan senjata yang ditengahi Mesir mengakhiri serangan tiga hari antara Israel dan Jihad Islam di wilayah tersebut. Hamas juga menghormati dengan ikut secara tidak resmi menjaga ketenangan sebagai imbalan atas insentif ekonomi Israel, termasuk mengizinkan ribuan warga Gaza menyeberang ke Israel untuk bekerja.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru