27.3 C
Jakarta

Ironis, Lebih dari 700 Jurnalis Warga Tewas di Suriah

Artikel Trending

AkhbarInternasionalIronis, Lebih dari 700 Jurnalis Warga Tewas di Suriah
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Idlib-Jaringan Suriah untuk HAM (SNHR) menyatakan lebih dari 700 jurnalis warga tewas dalam serangan di Suriah sejak berlangsungnya perang saudara pada 2011.

Dalam sebuah laporan di acara Hari Kebebasan Pers Dunia 2020, kelompok HAM itu menyebutkan sebanyak 707 jurnalis warga tewas sejak Maret 2011 hingga saat ini, 78 persen di antaranya oleh pasukan rezim Suriah. Menurut laporan, terdapat sedikitnya 1.169 penangkapan dan penculikan jurnalis warga di Suriah antara Maret 2011 hingga Mei 2020.

“Jaringan Suriah untuk HAM (SNHR) menuntut pembebasan 422 jurnalis warga di Suriah, yang kebanyakan ditahan oleh rezim Suriah. Keberadaan mereka hari ini mulai terancam oleh pandemi Covid-19,” kata SNHR.

BACA JUGA  Saudi, Qatar, hingga Irak Jalin Komunikasi Usai Iran Serang Israel

Laporan tersebut menekankan bahwa rezim Suriah memikul tanggung jawab yang sangat luar biasa atas status Suriah. Suriah selama ini memperlakukan mereka dengan sangat mengerikan secara global terkait kebebasan pers dan tugas media.

Suriah terjebak dalam perang saudara sejak awal 2011, ketika rezim Assad menindak aksi protes prodemokrasi dengan kekejaman tak terduga. Kemudian hal itu berubah menjadi bentrokan berdarah dan intervensi dari pasukan luar. Menurut data PBB, ratusan ribu orang tewas dan lebih dari 10 juta lainnya mengungsi.

 

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru