26.5 C
Jakarta

Iran Mengakhiri Embargo Senjata, Bagaimana Reaksi Barat?

Artikel Trending

Memberantas FPI, Memberantas Pembising Negeri

Sejumlah anggota TNI berseragam lengkap mendatangi Markas DPP Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/11) lalu. Mereka menurunkan baliho Habib...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Bullshit Para “Pembela” Islam

Sejak Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta, Rabu, 19 November 2014, para pembela Islam tidak bisa hidup tenang sampai hari ini. mereka semakin radikal. Radikalisme...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Daftar Daerah yang Tegas Menolak Kehadiran Rizieq Shihab dan FPI

Gelombang penolakan atas keberadaan organisasi Front Pembela Islam menjalar kemana-mana, utamanya pasca kedatangan Rizieq Shihab ke Indonesia dari pelariannya atas kasus hukum yang menimpa....

Budaya Akademik dan Etos Kerja Dalam Islam

Islam sebagai agama yang kaffah tentu mengatur secara komprehensif segala aktifitas manusia dari mulai bangun tidur samapai tidur kembali. Sebagai agama yang kaffah, Islam...

Jangan Sampai Mendewa-dewakan Mereka yang Mengaku Keturunan Nabi

Gelar “habib” (jamaknya “habaib”) menjadi pembeda antara keturunan Nabi Saw. dan selain beliau. Sakralitas gelar habib tak kalah menarik dibandingkan dengan predikat nabiyullah yang...

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baleho. Suasana damai tenan, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Harakatuna,com. Iran- Salah satu Negara yang telah lama mengalami embargo senjata, akhirnya Iran mengakhirinya embargo senjata yang diberlakukan Dewan Keamanan PBB terhadap Iran telah berakhir.

“Mulai hari ini, semua pembatasan pada transfer senjata, kegiatan terkait dan layanan keuangan ke dan dari Republik Islam Iran, semuanya otomatis dihentikan,” kata Kementerian Luar Negeri Iran dalam sebuah pernyataan pada Ahad, dikutip laman Aljazirah sebagaimana di releas Republika, pada Ahad (18/10/2020)

Sebagaimana diketahui bahwa Teheran menghadapi sanksi tersebut selama 13 tahun. Dengan berakhirnya embargo, Iran dapat membeli dan menjual senjata konvensional, termasuk rudal, helikopter, serta tank. Kementerian Luar Negeri menyebut kini ia dapat memperoleh senjata dan peralatan yang diperlukan dari sumber mana pun tanpa batasan hukum serta semata-mata berdasarkan kebutuhanan pertahanannya.

Kendati demikian pihaknya menyatakan tidak akan melakukan belanja persenjataan besar-besaran. “Doktrin pertahanan Iran didasarkan pada ketergantungan yang kuat pada rakyat dan kemampuan pribumi. Senjata non-konvensional, senjata pemusnah massal, dan pembelian senjata konvensional tidak memiliki tempat dalam doktrin pertahanan meraka,” kata Kementerian Luar Negerinya.

Tenggat embargo senjata terhadap Iran disepakati dalam kesepakatan nuklir 2015 yang dikenal dengan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). Perjanjian yang mengatur agar mereka membatasi program nuklirnya itu turut ditandatangani lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman dan Uni Eropa.

Namun Amerika Serikat (AS) menarik diri dari JCPOA pada Mei 2018. Presiden Donald Trump menilai kesepakatan itu cacat karena tak mengatur tentang program rudal balistik serta pengaruh Iran di kawasan.

Kendati demikian, pada Agustus lalu, AS mengajukan resolusi agar embargo senjata terhadap Iran diperpanjang hingga tanpa batas waktu yang ditentukan. Namun mayoritas anggota Dewan Keamanan PBB menolak usulan tersebut.

Sebanyak 11 negara, termasuk Prancis, Jerman, dan Inggris abstain. Sementara Rusia dan Cina menentang resolusi yang diajukan AS. Langkah AS dinilai invalid karena ia telah hengkang dari JCPOA.

Meski ditolak, pada September lalu AS secara sepihak memulihkan semua sanksi PBB terhadap Iran yang telah dicabut. Hal itu diklaim sebagai bagian dari Resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan negaranya tidak bertindak sendiri terkait pemulihan sanksi. Ia mengambil keputusan demikian untuk mewakili negara-nrgara yang turut terancam oleh Iran.

Tgk. Helmi Abu Bakar El-Lamkawi
Tgk. Helmi Abu Bakar El-Lamkawi
Tgk. Helmi Abu Bakar El-Lamkawi Guru Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga dan Dosen IAI Al-Aziziyah Samalanga, Bireuen dan Ketua PC Ansor Pidie Jaya, Aceh.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Guru dan Amanat Menengahi Pertarungan Ideologi

Apa yang membedakan antara hari ini, Rabu, 25 November 2020, dengan Senin, 25 November 2019 lalu? Atau lebih jauh, apa perbedaan 5 November setiap...

Agama Sering Dipakai untuk Ciptakan Intoleransi dan Tindakan Ekstrem

Harakatuna.com. Jakarta - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menegaskan, negara-negara di seluruh dunia harus menjadikan agama sebagai landasan toleransi, perdamaian, dan kemanusiaan. Sehingga tidak...

Tipologi Habib yang Baik dan Tidak Baik Diikuti

Sila Ketiga Pancasila berbunyi "Persatuan Indonesia". Frase ini terdengar memerintahkan seluruh penduduk Indonesia memegang kendali persatuan, tanpa memandang sekian perbedaan: suku, adat, bahkan agama....

Posting ‘Polisi Siap Bunuh Rakyat’ di FB, Eks Ketua FPI Aceh Ditangkap

Harakatuna.com. Banda Aceh - Mantan Ketua Front Pembela Islam (FPI), Kota Banda Aceh, AB, ditangkap terkait pelanggaran UU ITE. Pelanggaran ini terdapat dalam postingannya...

Hukum Mengkultuskan Orang dalam Islam, Jatuh Syirik?

Sejak kedatangan Habib Riziq ke Indonesia pada tanggal 10 November. Para pendukungnya ramai-ramai mengkultuskan beliau sebagai pemimpin umat Islam yang akan merevolusi akhlak bangsa...

Ikhwanul Muslimin Masih Jadi Benalu Hubungan Mesir-Turki

Harakatuna.com. Kairo-Sumber-sumber di Mesir mengungkapkan hubungan yang erat antara Mesir dan Arab Saudi tidak mencegah setiap negara mempertahankan batas kemerdekaan untuk bergerak sesuai keinginan...

Rethinking dan Aktualisasi Jihad di Era Pandemi

Berbicara mengenai isu jihad dalam Islam dan dinamika global, mungkin tidak akan menemukan titik akhir. Isu-isu jihad akan terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman....