25.4 C
Jakarta

Ini Tiga Ibadah Sunah Yang Diwasiatkan Rasulullah

Artikel Trending

Asas-asas IslamIbadahIni Tiga Ibadah Sunah Yang Diwasiatkan Rasulullah
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Ibadah adalah salah satu petanda antara orang yang beriman dan tidak beriman. Orang beriman pasti selalu memperhatikan urusan ibadahnya. Dan sebaliknya orang yang abai terhadap urusan ibadah, bisa dikatakan lemah imannya. Ibadah dalam Islam itu ada banyak sekali, ada yang wajib dan yang sunah. Dan berikut tiga ibadah sunah yang diwasiatkan Rasulullah.

Sebenarnya ibadah dalam Islam itu tidak terbatas hanya pada sholat, puasa, zakat, haji dan sedekah saja. Namun seluruh aktivitas manusia apabila diniatkan ibadah maka akan bernilai ibadah. Bahkan betapa banyak amal yang kelihatan bernilai ibadah malah hanya sebagai perbuatan biasa karena salah niatnya. Dan betapa banyak amal yang kelihatannya biasa malah bernilai ibadah. Seluruh aktivitas seperti makam, minum kalau diniatkan ibadah akan bernilai ibadah.

Jika ibadah yang diwajibkan Rasulullah seperti sholat, zakat, puasa Ramadhan harus dilakukan. Maka ibadah sunah adalah sangat dianjurkan untuk dilaksanakan sebagai pelengkap ibadah wajib tersebut. Dan berikut tiga ibadah sunah yang diwasiatkan Rasulullah.

BACA JUGA  Ini Besarnya Pahala Jumat Berkah, Berbagi Makanan Setelah Shalat Jumat

Tiga ibadah sunah yang diwasiatkan Rasulullah ini diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah. Walaupun secara implisit wasiat tersebut ditujukan untuk Abu Hurairah namun secara eksplisit jelas wasiat itu tidak hanya kepada Sahabat Abu Hurairah saja melainkan seluruh umat Islam.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ أَوْصَانِي خَلِيلِي بِثَلَاثٍ لَا أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَصَلَاةِ الضُّحَى وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

Artinya: “Dari Abu Hurairah RA. berkata, ”Telah berwasiat kepadaku, kekasihku (Rasulullah SAW) untuk melakukan tiga hal yang tak akan aku tinggalkan hingga meninggal dunia, yaitu: puasa tiga hari setiap bulan (Ayyamul Bidh), shalat dhuha dan tidur dalam keadaan telah melakukan shalat witir.”(HR. Bukhari).

Dari hadis ini sangat jelas bahwa ibadah sunah yang diwasiatkan Rasulullah adalah pertama, puasa tiga hari setiap bulannya yang dinamakan puasa Ayyamul Bidh. Yaitu puasa tiga hari pada tanggal 13,14,15 setiap bulannya (bulan hijriyah). Kedua sholat dhuha dan ketiga tidak tidur sebelum melakukan sholat witir.

 

Ahmad Khalwani
Ahmad Khalwani
Penikmat Kajian keislaman

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru