28.5 C
Jakarta
Array

Ini Dalil Dan Doa Shalat Hajat

Artikel Trending

Ini Dalil Dan Doa Shalat Hajat
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Ini Dalil Dan Doa Shalat Hajat

Shalat hajat ialah shalat yang menjadi lantaran seorang hamba untuk memohon suatu kebutuhan kepada Allah swt agar dimudahkan. Shalat ini langsung diajarkan sendiri oleh Nabi saw yang tercantum dalam sunan al-Tirmidzi, Sunan Abî Dâwûd, dan Musnad Ahmad.

Dalam Sunan al-Tirmidzi terdapat bab khusus Shalat Hajat. Berikut hadisnya:

عن عبد الله بن أبي أوفى قال : قال رسول الله صلى الله عليه و سلم مَنْ كَانَتْ لَهُ إِلَى اللهِ حَاجَةٌ أَوْ إِلَى أَحَدٍ مِنْ بَنِي آدَمَ فَلْيَتَوَضَّأْ فَلْيُحْسِنِ الوُضُوْءَ ثُمَّ لِيُصَلِّ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ لِيُثْنِ عَلَى اللهِ وَلْيُصَلِّ عَلَى النَّبِي صلى الله عليه و سلم ثُمَّ لْيَقُلْ لَاإلهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْمِ الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ أَسْئَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضَا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Siapapun yang memiliki hajat kepada Allah ataupun pada salah seorang manusia, hendaknya ia berwudhu dengan sempurna lalu shalat dua rakaat kemudian membaca doa di bawah ini didahului membaca hamdalah dan shalawat bagi Nabi saw.Doa sebagai berikut: Tiada tuhan selain Allah Dzat Yang Maha Penyantun nan Maha Mulia. Maha suci Allah Tuhan Arsy Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan alam semesta. Aku memohon pada-Mu hal-hal yang mendatangkan rahmat-Mu, juga kemantapan ampunan-Mu, keuntungan dari setiap kebajikan, keselamatan dari segala dosa. Janganlah Engkau tinggalkan bagiku dosa kecuali Engkau telah mengampuninya, tidaklah suatu kegundahan kecuali Engkau menghilangkannya, tidaklah suatu hajat kebutuhan yang sesuai rida-Mu kecuali Engkau penuhi, Wahai Dzat Yang Paling Pengasih diantara para pengasih.   

Dalam riwayat lain al-Tirmidzi juga meriwayatkan:

عَنْ عُثْمَانَ بْنِ حَنِيْفٍ أَنَّ رَجُلًا ضَرِيْرَ البَصَرِ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ ادْعُ اللهَ أَنْ يُعَافِيَنِي قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : (( إِنْ شِئْتَ دَعَوْتُ وَإِنْ شِئْتَ صَبَرْتَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكَ)) قَالَ فَادْعُهُ قَالَ: فَأَمَرَهُ أَنْ يَتَوَضَّأَ فَيُحْسِنَ وُضُوْءَهُ وَيَدْعُو بِهٰذَا الدُّعَاءِ: اللهم إِنِّيْ أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ, إِنِّيْ تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّيْ فِي حَاجَتِيْ هٰذِهِ لِتُقْضَى لِي اللهم فَشَفِّعْهُ فِيَّ))

قال الترمذي هذا حديث حسن صحيح غريب

Seorang sahabat yang buta datang kepada Nabi saw mengadu, “saya ini tidak bisa melihat, doakan saya wahai Nabi agar saya sembuh”. Nabi saw menjawab, ((Terserah kamu. Jika kamu mau, saya mendoakanmu. Jika kamu mau, kamu sabar saja. Itu lebih baik bagimu)) Doakan saja, Nabi. Ambilah air wudhu’ lalu bacalah do’a : ‘Ya Allah, aku menghadap dan memohon kepada-Mu dengan wasilah Nabi-Mu Muhammad saw, Nabi pembawa rahmat, Aku memohon pertolongan Allah melalui perantaramu, Muhammad, agar hajatmu dikabulkan. Ya Allah berikanlah hak memberi syafaat bagi Nabi Muhammad agar diberikan kepadaku’)). Al-Tirmidzi berkomentar ini hadis hasan sahih gharib.

Kemudian riwayat Sunan Abî Dâwûd dan Musnad Ahmad yang dinukil oleh mufasir sekaliber al-Razi saat menafsirkan QS al-Baqarah [2]: 153 dalam tafsir al-Kabir-nya. Riwayat berikut:

عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ كَانَ رسول الله صلى الله عليه وسلم إِذَا حَزَبَهُ أَمْرٌ صَلَّى

Saat Nabi Muhammad saw tertimpa suatu masalah, beliau melaksanakan shalat.

Dari sejumlah argument di atas, bisa disimpulkan Nabi saw mengajarkan shalat dua rakaat saat mempunyai keperluan atau dililit suatu masalah. Seusai shalat dua rakaat, membaca do’a dibawah ini;

لَاإلهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْمِ الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ أَسْئَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضَا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. اللهم إِنِّيْ أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ, إِنِّيْ تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّيْ فِي حَاجَتِيْ هٰذِهِ لِتُقْضَى لِي اللهم فَشَفِّعْهُ فِيَّ   (lalu disebutkan hajatnya)

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru