25.4 C
Jakarta

Hukum Spirit Doll Dalam Islam

Artikel Trending

Asas-asas IslamSyariahHukum Spirit Doll Dalam Islam
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatauna.com – Belakangan ini muncul sebuah tren di masyarakat bahkan di kalangan artis tentang adopsi boneka sebagai anak atau Spirit Doll. Bahkan muncul pemahaman dan keyakinan bahwa boneka tersebut dimasuki oleh arwah sehingga orang yang mengadopsi boneka dipercaya membawa keberuntungan dan dapat mengabulkan hajat. lantas sebenarnya bagaimana fikih Islam menyikapi hal demikian.

Di zaman yang serba modern ini, memang menjaga keimanan atau akidah begitu sulit. Muncul banyak paham-paham yang dapat merusak keimanan seseorang seperti Spirit Doll ini.

Islam memang memperbolehkan seseorang untuk memiliki boneka. Namun demikian, memiliki boneka ini hanya sebatas kewajaran saja seperti untuk mainan anak-anak. Dan apabila sampai menjadikan boneka sebagai anak bahkan diberi fasilitas-fasilitas layaknya seorang anak, maka hal ini jelas tidak diperbolehkan dalam Islam.

Sedangkan terkait kepercayaan Spirit Doll, bahwa boneka yang diadopsi tersebut dimasuki arwah yang dipercaya bisa membawa keberuntungan dan mengabulkan hajat maka jelas ini haram dan dilarang dalam Islam. Percaya terhadap yang demikian termasuk bentuk kesyirikan

Umat Islam Wajib Menghindari Perilaku Spirit Doll

Dalam kitab Sullamutaufik dijelaskan bahwa umat wajib hukumnya untuk menjaga keislamannya dari hal-hal yang merusak keimanan atau kesyirikan.

BACA JUGA  Hukum Haji Bagi Anak Kecil

يجب  على كل مسلم حفظ إسلامه  وصونه  عما  يفسده  ويبطله  ويقطعه  وهو  الردة والعياذ  بالله  تعالى. وقد كثر  في هذا الزمان  التسهل  في الكلام  حتى أنه  يخرج  من بعضهم ألفاظ  تخرجهم  عن الإسلام  ولا يرون  ذلك  ذنبا  فضلا  عن كونه  كفرا. والردة  ثلاثة أقسام  إعتقادات  وأفعال  وأقوال. وكل قسم  يتشعب  شعبا  كثيرة

Artinya: “Bagi setiap orang Islam diwajibkan untuk menjaga ke-Islamanya dari hal-hal yang dapat merusak dan memohon pertolongan Allah untuk menjaganya. Karena di zaman ini banyak sekali orang-orang yang menganggap sepele sebuah perkataan sehingga keluar kata-kata yang dapat mengeluarkannya dari agama Islam atau menyebabkan dirinya murtad. Bahkan tanpa ia sadari bahwa hal tersebut merupakan sebuah dosa dan menyebabkannya murtad. Murtad sendiri dibagi menjadi tiga jenis, keyakinan, perbuatan dan ucapan. setiap dari tiga jenis ini dapat bercabang-cabang menjadi banyak sekali.”

Spirit Doll ini merupakan paham-paham yang dapat merusakan keislaman seseorang dari sudut pandang keyakinan. Oleh karenanya perilaku Spirit Doll dapat merusak keimanan oleh karenanya Spirit Doll ini dilarang dalam Islam. Wallahu A’lam Bishowab.

Ahmad Khalwani
Ahmad Khalwani
Penikmat Kajian keislaman

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru