33.9 C
Jakarta

Hikmah Dibalik Virus Corona

Artikel Trending

Memberantas FPI, Memberantas Pembising Negeri

Sejumlah anggota TNI berseragam lengkap mendatangi Markas DPP Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/11) lalu. Mereka menurunkan baliho Habib...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Bullshit Para “Pembela” Islam

Sejak Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta, Rabu, 19 November 2014, para pembela Islam tidak bisa hidup tenang sampai hari ini. mereka semakin radikal. Radikalisme...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Daftar Daerah yang Tegas Menolak Kehadiran Rizieq Shihab dan FPI

Gelombang penolakan atas keberadaan organisasi Front Pembela Islam menjalar kemana-mana, utamanya pasca kedatangan Rizieq Shihab ke Indonesia dari pelariannya atas kasus hukum yang menimpa....

Budaya Akademik dan Etos Kerja Dalam Islam

Islam sebagai agama yang kaffah tentu mengatur secara komprehensif segala aktifitas manusia dari mulai bangun tidur samapai tidur kembali. Sebagai agama yang kaffah, Islam...

Jangan Sampai Mendewa-dewakan Mereka yang Mengaku Keturunan Nabi

Gelar “habib” (jamaknya “habaib”) menjadi pembeda antara keturunan Nabi Saw. dan selain beliau. Sakralitas gelar habib tak kalah menarik dibandingkan dengan predikat nabiyullah yang...

Marilah Sejenak kita belajar dan merenungkan hikmah dibalik Epidemi yang menghancurkan ini , betapa ia telah mampu mengembalikan seluruh umat manusia menjadi manusia, kembali kepada jati diri manusia, untuk tunduk beriman kepada Sang penciptanya, dan kembali kepada akhlaknya.

Hikmah tersembunyi  dibalik wabah corona ,  ia secara senyap telah berhasil menutup semua bar, diskotek, klub dansa ,  pergaulan bebas di kafe kafe  , tempat berjudi, tempat pelacuran dan pusat kemaksiatan lainnya .

Hikmah corona , dia mampu mengumpulkan semua anggota keluarga untuk bersatu lagi di rumah mereka setelah sekian lama berpisah dan terpisah oleh berbagai kesibukannya ..

Hikmah corona , ia membuat maksiat mereda , mereka dipaksa menutup wajah dan auratnya secara sukarela  , mereka ketakutan berhenti berciuman , berdansa dan berkencan dengan lain jenis yang tidak halal dan juga LGBT sesama jenisnya .

Hikmah corona , dia mendorong Organisasi Kesehatan Dunia untuk mengakui bahwa narkoba dan minum alkohol adalah bencana, dan mereka yang tidak menggunakannya suatu hari tidak boleh mencoba melakukannya.

Hikmah corona , ia mendorong semua lembaga kesehatan besar untuk mengakui bahwa memakan setiap hewan liar dan bercakar , sejenis kelelawar , ular , anjing dsb serta meminum darah, menjual, memakan, dan berdagang makanan hewan buas ,  atau yang mati tanpa disembelih , akan menciptakan bencana kesehatan dan penderitaan pada semua orang yang melakukannya.

Hikmah corona , bahwa dia mengajarkan kepada semua umat manusia bagaimana cara bersin, cara batuk dan cara menguap yang benar sebagaimana ajaran Rasulullah SAW sejak 1441 tahun yang lalu ..

Karena corona , ia mampu memindahkan sepertiga dari anggaran pengeluaran belanja militer negara di seluruh dunia untuk peduli kesehatan masyarakatnya .

Cukup dengan corona untuk mengurangi ketegangan perang antar etnis dan sikap saling menyalahkan antar sesama manusia urusan SARA dan mengajari mereka arti kesedihan di isolasi akibat pengurungan sebuah negara dan pembatasan kebebasan hidup sebagaimana telah di derita rakyat Palestina di jalur Gaza sejak lama .

Cukup dengan Wabah corona untuk membuat orang menjadi rajin berdoa, memohon, meminta pengampunan, dan meninggalkan dosa dan kesalahan mereka.

Cukup dengan  corona , ia mempermalukan orang orang yang sombong anti Tuhan , dan menunjukkan kepada mereka kerapuhan kekuasaan Dunia yang  semu dan lemah tak berdaya melawan takdirnya .

Cukuplah corona , untuk mengurangi ke tingkat terendah polusi racun dari pabrik-pabrik yang mencemari atmosfer bumi,   mengerem industrialisasi yang menggunduli hutan , mencemari lautan , mencairkan es di kutub utara dan mengubah iklim mereka, memperluas lubang ozon di langit , membunuh lingkungan di seluruh dunia dan kemudian membunuh mereka ..

Cukuplah corona, bahwa ia telah memulihkan umat manusia ke dalam ibadatnya dari berhala menyembah teknologi yang melambungkan impian mereka .

Cukuplah corona untuk memaksa para pejabat di semua negara untuk mempertimbangkan kembali perbaikan kondisi Sarana kesehatan dannrumah sakit serta pentingnya upaya untuk meningkatkan taraf hidup dan kesehatan masyarakat.

Cukuplah corona , untuk mendorong para pemimpin besar di semua negara untuk mengurangi pertemuan, konferensi, pertemuan, dan sandiwara kebohongan mereka.

Cukuplah corona , ia mengembalikan kesadaran manusia untuk kembali percaya Tuhan dan menemukan jati dirinya sebagai makhluk yang lemah tak berdaya melawan makhluk bernama virus corona yang tidak tampak dilihat kasat mata , yang  memaksa mereka harus berserah diri dan berdoa memohon perlindungan Tuhannya .

Mungkin ,  situasi kekacauan hidup manusia saat ini mirip dengan suasana ketakutan ketika Perang Dunia Pertama atau wabah penyebaran virus flu Spanyol tahun 1918 ketika akal manusia sudah tak berdaya lagi menghadapi ganasnya virus yang merajalela .

Hari ini, kita sungguh menyadari bahwa kita adalah hanya sekumpulan  makhluk lemah tak berdaya tanpa uluran tangan keajaiban kekuasaan Nya , kita tak dapat lagi mengandalkan logika biasa ataupun kecanggihan kecerdasan teknologi manusia tanpa pertolongan dan bantuan dari Allah SWT .

Maka, Jangan mengutuk Corona, karena umat manusia setelahnya akan segera sadar dan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Dr. H .Ahmad Fahrur Rozi, Pengasuh Ponpes Annur 1 Malang, Wakil Ketua PWNU Jatim )

 

 

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Muhammad Rizieq Shihab, Quraish Shihab, dan Habib Lutfi

Muhammad Rizieq Shihab semakin viral. Sejak kembalinya dari Arab Saudi, sampai penjemputan, perayaan Maulid Nabi, hingga perayaan nikah anaknya menjadi tilikan banyak orang. Bahkan...

Organisasi Mahasiswa Riau Gelar Aksi Tolak Radikalisme

harakatuna.com. Pekanbaru - Sebanyak 41 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan organisasi mahasiswa Riau menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Riau, Senin (23/11/2020). Dalam aksi...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Ulama Austria Minta Aparat Tak Kaitkan Terorisme dengan Agama

Harakatuna.com. WINA -- Saat rasialisme dan diskriminasi terhadap Muslim di Austria melonjak, ulama di negara Eropa memperingatkan pihak berwenang tidak mengaitkan terorisme dengan agama apa pun. Setelah...

Jangan Mudah Menuduh Orang Lain Dengan Sebutan Lonte

Kata lonte dalam tradisi masyarakat Indonesia adalah bermakna kasar. Yaitu bermakna sebagai pezina ataupun pelacur. Kata lonte ini kembali viral di media sosial karena...

Lumpuhkan Radikalisme, Munas MUI Usung Tema Islam Wasathiyah

Harakatuna.com. Jakarta - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin menyampaikan pidato dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) MUI ke-19 di Hotel Sultan,...

Munas MUI ke-X; Saatnya MUI Kembali ke Khittah

Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah melaksanakan pemilihan Ketua Umum MUI baru periode 2020-2025. Pemilihan dilaksanakan pada Musyawarah Nasional (Munas) MUI ke-10 di Hotel Sultan,...