27 C
Jakarta

Generasi Muda Harus Terus Gemakan Semangat Sumpah Pemuda

Artikel Trending

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Memberantas FPI, Memberantas Pembising Negeri

Sejumlah anggota TNI berseragam lengkap mendatangi Markas DPP Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/11) lalu. Mereka menurunkan baliho Habib...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Bullshit Para “Pembela” Islam

Sejak Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta, Rabu, 19 November 2014, para pembela Islam tidak bisa hidup tenang sampai hari ini. mereka semakin radikal. Radikalisme...

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Rahmat terdiri dari tiga huruf râ’, hâ’, dan mîm. Menurut Ibnu Faris dalam Maqâyîs al-Lughah setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf râ’,...

Daftar Daerah yang Tegas Menolak Kehadiran Rizieq Shihab dan FPI

Gelombang penolakan atas keberadaan organisasi Front Pembela Islam menjalar kemana-mana, utamanya pasca kedatangan Rizieq Shihab ke Indonesia dari pelariannya atas kasus hukum yang menimpa....

Harakatuna.com. Jakarta – Generasi muda Indonesia harus terus menggemakan semangat Sumpah Pemuda. Ikrar satu tanah air, satu bangsa, dan satu bangsa terbukti ampuh dalam mempersatukan keragaman dan mengantar Indonesia menjadi negara merdeka.

Karena itu, generasi milenial sekarang ini dituntut untuk terus menghayati Sumpah Pemuda dan tetap kritis dalam mengawal perjalanan bangsa dan negara. Apalagi akhir-akhir ini tantangan berbangsa dan bernegara Indonesia sangat berat seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, serta ancaman radikalisme dan terorisme.

Pengamat Komunikasi Politik, Hendri Satrio mengatakan generasi muda harus tetap di garis pemuda dalam menyikapi berbagai dinamika bangsa akhir-akhir ini. Pemuda harus ikut menjaga perubahan dan menjaga Indonesia agar tetap dalam trek yang benar dalam pembangunan dan berbagai ancaman bangsa.

“Macam-macam yang bisa dilakukan generasi muda seperti menyuarakan suara rakyat, menyuarakan keadilan, kesetaraan, melawan ancaman perpecahan dan lain-lain,” ujar Hendri di Jakarta, Jumat (30/10/2020).

Menurut Hendri, sikap kritis para pemuda seperti dengan melakukan demo adalah salah hal positif untuk menyampaikan aspirasi rakyat. Tapi yang perlu ditingkatkan saat ini yaitu membuka wadah seluas-luasnya bagi anak muda kita untuk lebih berprestasi mengembangkan kreatifitasnya

“Ini juga sesuai dengan semangat Sumpah Pemuda. Ia yakin langkah-langkah para pemuda itu didasari tujuan untuk kebaikan bangsa,” imbuh Hendri.

Pun termasuk dalam menangkal berbagai ancaman seperti intoleransi, radikalisme, terorisme, Hendri menilai, generasi muda juga harus terlibat aktif karena hal itu bisa mengancam masa depan bangsa dan negara. Namun ia tidak memungkiri dalam berbagai kejadian di Tanah Air, ada segelintir pemuda yang terlibat anarkisme.

“Itu bukan menggambarkan pemuda Indonesia secara keseluruhan. Inilah yang menjadi tugas penting bagi negara ini untuk tetap menjaga generasi muda agar tetap berada dalam treknya,” kata founder lembaga survei KedaiKOPI ini.

Menurutnya, ada tiga hal yang bisa dilakukan generasi muda saat ini. Pertama tidak melupakan sejarah bangsa. Dengan tidak melupakan sejarah bangsa, maka ada keinginan para pemuda untuk keluar dari masa lalu untuk membuat sejarahnya sendiri yang lebih baik dari sejarah yang dipelajari.

Kedua, melaksanakan tugas saat ini dengan mengedepankan kepemudaannya. Artinya sebagai pemuda harus bisa menjaga atau meningkatkan kewajiban yang harus dilakukan hari ini selesai dengan sebaik-baiknya dengan hasil semaksimal mungkin. Dan tetap menjaga hak-haknya sebagai anak muda

“Ketiga adalah terus bermimpin berimajinasi mengembangkan karya baru, kreatifitas baru, demi indonesia yang lebih baik dan maju,” pungkas Hendri.

 

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Rouhani Tuduh Israel Bunuh Pakar Nuklir Fakhrizadeh

Harakatuna.com. Taheran - Presiden Iran Hassan Rouhani tuduh Israel membunuh pakar nuklir Mohsen Fakhrizadeh. Pembunuhan itu semakin meningkatkan ketegangan di wilayah Timur Tengah dan lebih luas...

Agenda Kegiatan: Virtual Learning Desain

🏅VIRTUAL LEARNING DESIGN Batch#4🏅 ( Selasa-Rabu-Kamis, 1-2-3 Desember 2020 ) Kelas On Line/virtual menjadi New Normal di bidang Learning, Coacing, bahkan Training. Dengan pemberlakuan PSBB, proses...

Menggeser Paradigma Mayoritas-Minoritas Dalam Beragama

Konflik antar umat beragama kembali memanas di India. Pasalnya, pengesahan Amandemen Undang-Undang Kewarganegaraan India (CAB) pada Desember 2019 lalu dinilai diskriminatif terhadap umat muslim...

Kearifan Lokal Dapat Dijadikan Sarana Mencegah Paham Radikalisme

Harakatuna.com. Jakarta - Indonesia sejak masa lalu sudah memiliki beragam kearifan lokal. Hampir tujuh ribu tahun sebelum masehi, Indonesia sudah mewarisi nilai – nilai...

Mengapa Tidak Ada Basmalah di Awal Surat At-Taubah, Ini Penjelasannya?

Salah satu yang menjadi pertanyaan ketika membaca Al-Quran adalah mengapa di semua surat Al-Quran terdapat basmalah. Sedangkan disurat At-Taubah sendiri tidak ada basmalahnya. Berawal...

Kuatkan Pilar Kebangsaan Untuk Pencegahan Paham Radikalisme

Harakatuna.com. Surakarta-Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) bekerja sama dengan website Harakatuna menggelar seminar Nasional di Aula Red Chilies Hotel, Lantai 5. Jalan Ahmad Yani, Surakarta,...

Peran Sunan Giri dalam Islamisasi Indonesia Timur

Judul: Jaringan Ulama dan Islamisasi Indonesia Timur, Penulis: Hilful Fudhul Sirajuddin Jaffar, Penerbit: IRCiSoD, Cetakan: Oktober 2020, Tebal: 132, Peresensi: Willy Vebriandy. Bagaimana islamisasi Nusantara...

Yordania Khawatirkan Kondisi Palestina yang Semakin Terancam

Harakatuna.com. Amman - Kerajaan Yordania khawatir hubungan Arab Saudi dengan Israel yang mulai "mesra" dapat mengancam hak pengelolaannya atas Masjid al-Aqsa, salah satu situs tersuci Islam di...