33.6 C
Jakarta

Erdogan Sebut Terorisme Ancam Dunia Islam dari Dalam

Artikel Trending

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Rizieq Shihab Mati Langkah?

Pesta penyambutan kepulangan Rizieq Shihab berubah menjadi bencana bagi masa depan perjuangan politik Rizieq Shihab dan kawan-kawan. Belum genap satu bulan menginjak kaki di...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Rahmat terdiri dari tiga huruf râ’, hâ’, dan mîm. Menurut Ibnu Faris dalam Maqâyîs al-Lughah setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf râ’,...

Relasi Iman, Keadilan dan Demokrasi ala Cak Nur

Nurcholish Madjid, atau yang biasa dipanggil Cak Nur, dikenal luas sebagai salah satu cendekiawan Muslim terbesar di Indonesia. Pemikirannya merupakan suatu usaha untuk mencari...

Bagaimana Hukum Memberi Nasehat dalam Islam?

Tahukah kalian, mengapa agama merupakan suatu nasehat? Kehidupan seseorang bisa berubah dengan nasehat anda. Jalan kehidupan seseorang juga bisa berubah sedemikian baik lantaran duduk...

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah Usai Kuliah Subuh, para santri yang menonton tayangan Khazanah dari sebuah stasiun televisi terlibat kegaduhan karena saling berkomentar tentang...

Harakatuna.com. Ankara Muslim di seluruh dunia harus melindungi komunitas mereka dari bahaya seperti terorisme dan rasisme. Bahaya mengancam mereka untuk menjatuhkan dunia Islam dari dalam, kata presiden Turki pada Selasa.

“Rasisme, nasionalisme, sektarianisme, dan khususnya masalah teror telah menjadi masalah yang dapat menyebabkan jatuhnya dunia Islam dari dalam,” kata Presiden Recep Tayyip Erdogan, berbicara melalui konferensi video pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang disponsori oleh Direktorat Urusan Agama Turki.

Menggarisbawahi rata-rata 1.000 Muslim di seluruh dunia menjadi korban teror atau kekerasan setiap hari, Erdogan mengatakan sebagai Muslim, umat Islam menghadapi banyak masalah kompleks seperti teror, kelaparan, dan ketidaksetaraan karena kebodohan dan konflik internal.

Dia menyerukan kepada anggota OKI untuk “tidak pernah membiarkan argumen politik sehari-hari menutupi pemahaman kita tentang ummat [komunitas Muslim] atau merusak persekutuan di antara kita”.

Menekankan banyak masalah yang dihadapi umat Islam dalam kehidupan sosial “karena kesalahpahaman dan pengajaran Islam yang salah”, Erdogan menekankan perlunya untuk membentuk “ikatan yang kuat dan teguh antara nilai-nilai agama kita dan realitas kehidupan sehari-hari”.

Erdogan juga mengecam beberapa negara Barat karena kebijakan Islamofobia, dengan mengatakan langkah seperti itu telah “menjadi alat yang berguna untuk menutupi kegagalan mereka sendiri”.

“Contoh terbaru dari ini adalah istilah ‘Islam Prancis’, ‘Islam Eropa’, dan ‘Islam Austria’ menjadi sorotan,” ujar dia.

Tindakan semacam itu – terutama yang dilakukan oleh Presiden Prancis Macron – sebenarnya dimaksudkan untuk menyerang Islam dan Muslim, kata Erdogan.

Otoritas Turki mengecam pidato Macron pada 2 Oktober yang mengklaim bahwa Islam “dalam krisis”.

Erdogan menekankan bahwa kini ada upaya untuk “membangun sistem anti-Islam di mana agama hanya dipraktikkan di rumah dan tak boleh diterapkan untuk prinsip dan simbol agama di jalan, tempat kerja, pusat kota, atau kehidupan sosial”.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Serial Kebangsaan (I): Spirit Kebangsaan dan Kelalaian FPI

Sekitar semingguan kemarin, saya dapatkan sebuah buku yang cukup menarik dan tentunya masih relevan dibaca di era sekarang, apalagi buku ini baru saja launching....

Bom Mobil Meledak di Afghanistan, 30 Petugas Keamanan Tewas

Harakatuna.com. Ghazni-Sebuah mobil berisi bom meledak di Provinsi Ghazni, Afghanistan. Setidaknya 30 aparat keamanan tewas akibat ledakan tersebut. Seperti dilansir Reuters, Senin (30/11/2020), Direktur Rumah...

Uang Kertas Mengalami Perubahan Nilai, Bagaimana dengan Mekanisme Pembayaran Hutang?

Sudah kita ketahui bersama bahwa seiring perubahan zaman maka berubah pula nilai sebuah mata uang. Terdapat beberapa kasus yang memiliki inti permasalahan sama, yakni...

Eks Napiter, Haris Amir Falah Sebut Paham Radikalisme Mengancam Pancasila

Harakatuna.com. Solo – Munculnya paham radikalisme ekstrem yang tersebar di wilayah Indonesia mengancam Pancasila dan kedaulatan NKRI. Hal ini perlu diantisipasi, mengingat mereka telah...

Wanita dalam Pusaran Aksi Radikalisme dan Terorisme

Berbagai aksi terorisme dan radikalisme dalam beberapa dasawarsa ini kain “subur” terlebih di era milenial ini. Bergama aksi teror di Indonesia semakin banyak terjadi...

Hayya ‘Alal Jihad, Mari Berjihad Berantas FPI!

Boleh jadi, setelah membaca tulisan ini, atau sekadar membaca judulnya saja, Hayya ‘Alal Jihad, sementara orang akan berkomentar: “Bocah kemarin sore kok mau bubarkan...

Israel Musnahkan Tangga Bersejarah Masjid Al-Aqsa

Harakatuna.com. Yerusalem - Pemerintah Kota Yerusalem Israel menghancurkan tangga bersejarah yang mengarah ke Bab Al-Asbat, Masjid Al-Aqsa dan Kota Tua Yerusalem. Penghancuran tangga bersejarah ini...