30 C
Jakarta
Array

Doa Nabi SAW Saat Berbuka Puasa

Artikel Trending

Doa Nabi SAW Saat Berbuka Puasa
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Doa Nabi SAW Saat Berbuka Puasa

Salah satu ajaran dan tuntunan Nabi Besar Muhammad saw adalah membiasakan berdoa saat akan atau sedang melakukan segala sesuatu. Mulai doa masuk toilet hingga doa bepergian. Diantara tuntunan doa yang tidak terlewatkan dari bimbingan Nabi Muhammad adalah saat berbuka puasa. Ada beberapa riwayat yang sampai kepada kita yang khusus menuntun doa berbuka puasa.

Dalam Sunan Ibnu Mâjah melalui jalur Abdullah bin Amr bin Ash diwartakan dari Nabi Muhammad saw bahwa doa orang puasa saat berbuka tidak akan ditolak.

إِنَ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ

Sesungguhnya orang puasa saat berbuka mempunyai kesempatan berdoa tidak tertolak.

Oleh karenanya ulama menganjurkan sebelum menyantap hidangan buka puasa untuk memanjatkan doa baik yang ma’tsûr (berasal dari Nabi) atau pun segala hajat dan keinginan.

Adapun redaksi doa buka puasa yang diajarkan oleh Rasul sebagai berikut:

اللهم لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Ya Allah hanya untukmu saya berpuasa dan hanya dengan rezekimu saya berbuka. HR Abu Dawud dari Mu’adz bin Zahrah.

بِسْمِ اللهِ اللهم لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Dengan nama Allah. Ya Allah hanya untukmu saya berpuasa dan hanya dengan rezekimu saya berbuka. HR Thabrani dari Anas bin Malik.

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنَا وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْنَا فَتَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Ya Allah hanya untukmu kami berpuasa dan hanya dengan rezekimu kami berbuka, maka terimalah amal dari kami. Sungguh Engkau Maha mendengar lagi Maha mengetahui. HR Daruquthni dari Abdullah bin Abbas.

الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي أَعَانَنِيْ فَصُمْتُ ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ

Segala puji hanya bagi Allah yang telah memberi pertolongan bagiku sehingga aku mampu berpuasa dan Dia telah memberi ku rezeki sehingga aku bisa berbuka puasa. HR al-Baihaqi dari Muadz bin Zahrah.

  ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Rasa dahaga telah hilang. Urat-urat telah basah. Pahala telah tetap, jika Allah berkehendak. HR Abu Dawud, al-Nasa’i, al-Hakim, al-Baihaqi dari Ibnu Umar

اللهم إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِيْ

Ya Allah, sungguh berkat rahmat-Mu yang dapat memenuhi segala sesuatu aku memohon pada-Mu untuk memberi ampun bagiku. HR Ibnu Majah, al-Nasa’i, dan al-Hakim dari Abdullah bin Umar.

Nabi Besar Muhammad saw juga mengajarkan doa saat berbuka puasa di rumah orang lain. Abu Dawud meriwayatkan dari Anas bin Malik, saat Nabi saw berkunjung ke rumah Sa’ad bin Ubadah dan disuguhi roti dan minyak zaitun untuk berbuka puasa lalu Nabi saw berdoa. Demikian halnya riwayat Ibnu Majah dari Abdullah bin al-Zubair saat Nabi Muhammad saw berbuka puasa di rumah Sa’ad bin Mu’adz, beliau berdoa sebagai berikut:

أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُوْنَ وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ الأَبْرَارُ وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ المَلَائِكَةُ

Semoga orang-orang berpuasa berbuka di rumah kalian. Makanan kalian disantap oleh orang-orang yang saleh. Serta para malaikat bershalawat (memohonkan ampunan) bagi kalian.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru