25.9 C
Jakarta

Di Sebuah Kafe Pesantren (Bagian XIV)

Artikel Trending

Revolusi Akhlak Butuh Wali Mursyid Bukan Imam Besar

Pidato Rizieq Shihab pada acara Reuni Aksi Bela Islam 212 kemarin, terlihat daya juang Rizieq Shihab mulai melemah. Dari suaranya, seperti orang sedang sakit....

Ampuhnya Doa Orang Puasa

Berbicara tentang manjurnya doa orang puasa sejenak kita akan langsung tertuju pada sebuah hadis dalam Sunan Ibnu Majah yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr...

Hukum Menyimpan Tali Pusar Bayi Menurut Islam

Tali pusar adalah jalan yang menghubungkan antara ibu dan bayinya ketika masih dikandungan. Tali pusar ini berfungsi untuk menyalurkan makanan dan oksigen dari ibu...

Habib yang Menjamur

Dulu, saat saya kecil, di jalan-jalan tidak pernah terpampang baliho. Suasana damai sekali, bahkan tatkala gaduh pun, ya, paling itu karena persoalan biasa. Tidak...

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Rahmat terdiri dari tiga huruf râ’, hâ’, dan mîm. Menurut Ibnu Faris dalam Maqâyîs al-Lughah setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf râ’,...

Wudhu Menurut aL-Qur’an dan Sunah

Wudhu merupakan ritual penting dalam Islam untuk menjaga kesucian dalam beribadah. Perintah dan dasar landasan berwudhu berangkat dari firman Allah swt dalam QS al-Maidah...

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah

Presiden Soekarno, Waliyul Amri Dhoruri Bi-Syaukah Usai Kuliah Subuh, para santri yang menonton tayangan Khazanah dari sebuah stasiun televisi terlibat kegaduhan karena saling berkomentar tentang...

Apa Itu MaʻRûf dan Apa Itu Munkar

Kedua kata maʻrûf dan munkar merupakan kata yang berasal dari bahasa Arab. Kemudian keduanya diserap ke dalam bahasa Indonesia. Sehingga penulisan keduanya dalam Kamus...

Malam ini menjadi cerita yang membahagiakan. Diva, Nadia, Adel, dan Hanum tertawa lepas di kafe pesantren. Mereka merayakan tulisan Diva pada Sayembara Menulis tingkat nasional di Jakarta. Pasti Diva akan bertemu dengan penulis-penulis hebat seperti M. Quraish Shihab dan muridnya Nasaruddin Umar.

Adalah suatu kesempatan berharga dan menggembirakan mendapat kesempatan presentasi tulisan di depan publik, apalagi menjadi pemenang nomor wahid. Di samping itu, Diva bisa jalan-jalan keluar pesantren melihat cakrawala pengetahuan yang amat luas dan indahnya ibu kota. Bisa melihat perkembangan dunia yang lebih luas daripada di pesantren.

Diva memang terlahir di pedesaan, tapi berpemikiran besar untuk bisa melihat dunia yang maha luas. Menjadi traveller adalah cara untuk mengelilingi dunia. Mimpinya menginjakkan kaki di altar Menara Eiffel Paris, bahkan melihat sejarah peradaban di Eropa. Mimpi itu menguatkan Diva untuk terus berproses. Mungkin dengan cara menulis, mimpi besar itu menjadi nyata. Coming true.

Aneka novel yang dibaca banyak menginspirasi masa depan Diva, begitu pula teman-temannya Nadia, Adel, dan Hanum. Diva terinspirasi dari novel Andrea Hirata berjudul Sang Pemimpi yang menceritakan tokoh bernama Ikal sebagai pemimpi sejati untuk melihat cakrawala dunia Eropa. Sementara, teman-temannya termotivasi dari novel Habiburrahman El Shiharzy berjudul Ayat-ayat Cinta yang menggambarkan Piramida Mesir yang menakjubkan, bahkan novel 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra.

“Selamat, Div!” Adel dan Hanum menyambut bahagia atas lolosnya tulisan Diva di Sayembara Menulis.

“Tengkyu.”

“Makin sukses sahabatku ini ya!” Adel berkata ketus.

Diva tersenyum sumringah.

“Aku jus mangga,” Diva mengalihkan pembicaraan, “Ayo Adel, Hanum, Kak Nadia juga.”

Menu minuman di kafe diotak-atik. Pesantren yang katanya terpinggirkan ternyata tidak seperti yang banyak orang bayangkan. Di sana ada kafe untuk tempat diskusi, ngobrol, dan mengerjakan tugas.

“Traktiran ceritanya nih! Aku jus alpukat,” desis Hanum.

“Alpukat juga,” ketus Adel.

“Kak Nadia pesen apa?” tanya Hanum.

“O ya, jus sirsak saja.” Nadia fokus membaca print out tulisan Diva, jadinya kurang fokus pada yang lain.

Rasanya begitu menyenangkan berkumpul dengan sahabat yang memiliki masa depan yang besar. Bisa berbagi kebahagiaan, termasuk berbagi rezeki kala punya uang. Biasanya santri mengantongi dompet tebal saat awal bulan, karena pada waktu itu orangtua mengunjungi anaknya di pesantren.

Nadia berkomentar, “Tulisanmu sederhana. Enak dibaca. Tak ubahnya makan kacang. Renyah.”

“Diva masih belajar, Kak.” Diva memang selalu tawaduk. Tidak sombong. Biarkan orang lain yang menilai baik.

“Boleh baca, Kak?” pinta Adel. Adel penulis hebat juga.

“Silakan!” kata Nadia.

Adel mengambil dan membaca sepintas tulisan Diva. Hanum juga ikut mengintip. Mereka geleng-geleng. “Bak berada di tengah lautan yang maha luas,” ketus Hanum.

Tulisan Diva yang renyah tentunya berangkat dari buku bacaannya saban hari. “Membaca novel banyak memengaruhi tulisan terkesan renyah dan mendalam,” puji Nadia.

Diva banyak membaca novel daripada membaca buku yang lain. Novel mengajak pembaca larut dalam cerita seakan pembaca menjadi bagian dari cerita itu. Tidak sulit dicerna, bahkan mudah diingat.

“Tak ubahnya tulisannya Quraish Shihab,” ucap Adel.

“Benar,” sergap Nadia.

“Tidak paham.” Hanum bertanya mengapa menyebut pakar tafsir Quraish Shihab.

“Tulisan Quraish Shihab enak dibaca, ulasannya mendalam, bahkan tidak membosankan,” jelas Nadia.

Hanum tidak banyak baca buku-buku Quraish Shihab, jadi tidak banyak tahu.

Malam semakin kelam. Bel pesantren baru melengking. Kafe mulai ditutup. Beberapa santri menghilang. Pelayan kafe merapikan kursi yang berserakan. Mereka baru kembali ke bilik masing-masing.

* Tulisan ini diambil dari buku novel “Mengintip Senja Berdua” yang ditulis oleh Khalilullah

Khalilullah
Khalilullah
Lulusan Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Ustadz Maaher dan Tren Ceramah Hinaan

Ustadz Maaher at-Thuwailibi, sebutan ustadz milenial dengan nama lengkap Soni Eranata yang memiliki banyak followers, mulai dari Instagram, Twitter bahkan Facebook. Ini baik, sebab...

Memanas, Iran Akan Serang Pangkalan Israel di Luar Negeri

TEL AVIV - Rezim Zionis Israel mulai khawatir bahwa kepentingan pangkalan Israel di luar negeri akan jadi target yang diserang Iran. Kekhawatiran muncul setelah...

Ulama Harus Tunjukkan Sikap dan Perilaku yang Baik

Harakatuna.com. Jakarta - Dakwah hakikatnya adalah mengajak kepada kebaikan, maka mengajak kepada kebaikan harus dengan cara yang baik. Seperti itulah metode yang dilakukan para...

Tiga Amal Saleh Yang Menyelamatkan Anda

Dalam sebuah hadis yang yang riwayatkan oleh Bukhori dan Muslim terdapat sebuah kisah yang menakjubkan. Yaitu selamatnya tiga orang yang terjebak dalam gua lantaran...

Gabungan TNI dan Polri Tangkap Kelompok Teroris MIT di Kabupaten Sigi

Harakatuna.com. Sigi - Hingga sepekan pascaserangan terorisme di Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, aparat gabungan TNI dan Polri mengintensifkan pengejaran kelompok teroris MIT. Tak hanya...

Agar Tidak Bosan Saat Menulis

Writer’s block, sebuah istilah yang diperkenalkan oleh psikoanalis Edmund untuk menggambarkan keadaan penulis yang tidak bisa menggambarkan apapun dalam tulisannya. Situasi seperti ini hampir...

Islam Otentik Menolak Separatisme

Usaha membendung arus separatisme dan radikalisme  tidak bisa dilakukan hanya dengan menolak paham separatisme radikal atau menangkap pelaku teror. Melainkan memerlukan sebuah aksi pemerintah...