26.3 C
Jakarta
Array

Di Markas PBB, Kapolri Tawarkan Strategi Lunak Hadapi Teroris

Artikel Trending

Di Markas PBB, Kapolri Tawarkan Strategi Lunak Hadapi Teroris
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Jakarta. Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian menawarkan konsep strategi pendekatan yang lunak dalam menghadapi jaringan teroris global, seperti Al Qaeda dan ISIS. Tito menjadikan kasus Indonesia sebagai bukti keberhasilan pendekatan lunak tersebut.

“Teroris global tidak mungkin diselesaikan hanya dengan senjata,” ujarnya saat berbicara dalam diskusi panel di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, seperti dilansir dari Antara, Rabu, 1 November 2017.

Tito menjelaskan lima langkah pendekatan halus dalam menghadapi teroris, yakni kontra radikalisasi, deradikalisasi, kontra ideologi, menetralisasi saluran, dan menetralisasi situasi yang mendukung penyebaran paham radikal.

Dalam acara diskusi panel yang dihadiri 52 perwakilan negara itu, Tito menjelaskan, dengan pendekatan yang halus, kualitas dan serangan teror di Indonesia terus menurun. Dia mengamanatkan PBB perlu menjaga perdamaian dunia, terutama di negara berbasis Islam, dan memprioritaskan konflik yang terkait dengan warga muslim.

Dalam kesempatan itu, Tito Karnavian juga berbicara dengan USG Department Field Support Atul Khare mengenai kelanjutan pengiriman pasukan Polri untuk misi perdamaian dunia.

Dia juga bertemu dengan USG UNOCT Vladimir Voronkov guna berbagi informasi tentang penanganan terorisme global sehingga Tito ditawarkan menjadi pembicara dalam pertemuan seluruh anggota PBB di New York pada Juni 2018.

Tempo.co

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru