29.4 C
Jakarta

Begini Kesaksian Bupati Pandeglang atas Warganya yang Tewas Bersama Ali Kalora

Artikel Trending

AkhbarDaerahBegini Kesaksian Bupati Pandeglang atas Warganya yang Tewas Bersama Ali Kalora
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Pandeglang – Bupati Pandeglang Irna Narulita buka suara berkaitan dengan warganya, Jaka Ramadhan yang tewas dalam baku tembak bersama Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora Sulawesi Tengah. Irna pun mengaku prihatin lantaran ada warga di wilayahnya yang malah terjerumus dalam kelompok radikal.

“Saya tentu sangat prihatin. Saya menduga bahwa almarhum Jaka Ramadhan ini merupakan korban brain wash dari kelompok radikal MIT tersebut,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima detikcom di Pandeglang, Banten, Selasa (21/9/2021).

Irna meminta jajarannya lebih aktif melakukan program deradikalisasi supaya tak muncul bibit-bibit teroris baru yang berasal dari Pandeglang. Pihaknya pun sudah menginstruksikan jajaran di kecamatan agar memantau perkembangan keluarga Jaka Ramadhan.

“Karena sesungguhnya tindakan ini bertolak belakang dengan ajaran Agama Islam yang humanis dan menentang kekerasan serta teror. Saya sudah instruksikan camat untuk segera melakukan upaya persuasif kepada keluarga Jaka Ramadan, supaya menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Camat Bojong, Pandeglang, Endin Haerudin memastikan akan terus memantau keluarga Jaka Ramadhan. Pemantauan itu dilakukan lantaran Endin khawatir pihak keluarga Jaka ikut terpapar paham radikalisme.

“Sedang kami agendakan, nanti kami mau silaturahmi ke rumahnya buat pendekatan. Yang pasti, keluarganya akan kami pantau terus perkembangannya,” katanya.

Ia berharap sang ibu bisa menerima kepergian anaknya dengan ikhlas dan mau bersosialisasi lagi ke lingkungan masyarakat. “Lewat pendekatan persuasif kami ingin ibu sama keluarganya tidak ikut-ikutan terpengaruh dengan kondisi yang ada. Mudah-mudahan harapan kami mereka bisa kembali lagi ke masyarakat, itu yang akan kami pantau terus,” pungkasnya.

Pengakuan Camat Bojong

Camat Bojong, Pandeglang, Banten Endin Haerudin memastikan akan terus memantau keluarga Jaka Ramadhan, pengawal Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora yang tewas dalam baku tembak dengan Satgas Madago Raya di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Pemantauan itu dilakukan lantaran Endin khawatir pihak keluarga Jaka ikut terpapar paham radikalisme.

BACA JUGA  Wagub Sumut Sebut Moderasi Beragama Mampu Cegah Radikalisme di Daerahnya

“Sedang kami agendakan, nanti kami mau silaturahmi ke rumahnya buat pendekatan. Yang pasti, keluarganya akan kami pantau terus perkembangannya,” katanya saat berbincang dengan detikcom melalui sambungan telepon di Pandeglang, Selasa (21/9/2021).

Rencananya, kata Endin, pihaknya akan datang bersama kepolisian ke rumah ibu Jaka Ramadhan di Kecamatan Bojong. Ia berharap sang ibu bisa menerima kepergian anaknya dengan ikhlas dan mau bersosialisasi lagi ke lingkungan masyarakat.

“Lewat pendekatan persuasif kami ingin ibu sama keluarganya tidak ikut-ikutan terpengaruh dengan kondisi yang ada. Mudah-mudahan harapan kami mereka bisa kembali lagi ke masyarakat, itu yang akan kami pantau terus,” ujarnya.

Sebelumnya, Satgas Madago Raya menembak dua orang anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Sulawesi Tengah (Sulteng) yakni Ali Kalora dan Jaka Ramadan. Identitas Jaka pun telah teridentifikasi dan tercatat sebagai warga di Kecamatan Bojong, Pandeglang, Banten.

Namun, Jaka diketahui sudah puluhan tahun tidak menetap di rumahnya di wilayah Bojong, Pandeglang. Dia pun dikabarkan sudah sejak lama pergi ke Sumatera Tengah hingga akhirnya bergabung dengan kelompok MIT pimpinan Ali Kalora.

Ali Kalora sendiri sebelum tewas ditembak bersama anak buahnya masuk dalam enam DPO Satgas Madago Raya. Keempat DPO itu adalah warga Bima.

Satgas Madago Raya pun masih memburu 4 anggota MIT yang menjadi DPO usai pimpinan mereka Ali Kalora tewas ditembak. Satgas berharap operasi pengejaran itu segera tuntas.

Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru