Bantuan Kemanusiaan IHA untuk Rohingya di Rakhine State


0
6 shares
Dok. Indonesian Humanitarian Alliance (IHA)

Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk etnis Rohingya di Sittwe, Rakhine State, Myanmar (10 April 2018). Bantuan kemanusiaan tersebut berupa bahan pangan dan kebutuhan non-pangan ini disalurkan kepada 658 Kepala Keluarga yang berada di Camp Mour Tin Nya, Sittwe, Rakhine State. Bantuan kemanusiaan ini merupakan bantuan dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui sejumlah anggota IHA diantaranya LAZ Nurul Hayat dan PKPU Human Initiative dan juga didukung oleh BUMN.

Distribusi Bantuan Kemanusiaan IHA untuk Rohingya di Rakhine State.

Kegiatan pemberian bantuan ini merupakan langkah awal dimulainya program kemanusiaan IHA di Rakhine State, Myanmar yang sempat tertunda pelaksanaannya akibat konflik yang kembali memanas pada akhir Agustus 2017 yang menyebabkan lebih dari 671.000 etnis Rohingya di kawasan utara Rakhine State mengungsi ke Bangladesh.

Bantuan tersebut secarasimbolis diserahkan langsung oleh Program Manager IHA, Surya Rahman bersama Tim IHA di sela-selakunjungannya ke dalam kamp dan melakukan kajian di sejumlah township yang berada di wilayah Rakhine State. Pelaksanaan kegiatan pemberian bantuan tersebut difasilitasi oleh lembaga MAUK Myanmar.

Selama kunjungannya di sejumlah township diantaranya Kyauk Taw Township dan Mrauk U, Surya Rahman bersama Tim IHA juga melihat secara langsung sejumlah fasilitas pendidikan dan pasar rakyat dibeberapa kampung muslim di Myanmar.

Menurut Surya Rahman, kondisi sekolah yang dimiliki masyarakat di kampung muslim tersebut sangat memprihatinkan. Konflik di Rakhine State pada tahun 2012 berdampak pada pembatasan akses bagi kelompok muslim termasuk ditutupnya akses layanan pendidikan bagi kelompok muslim oleh Pemerintah, sehingga masyarakat di kampung tersebut harus mendirikan fasilitas pendidikan sendiri.

Kondisi Kone Boun Village Elementary School (Sekolah yang dibuat oleh Muslim Rohingya. [IHA]
Pembatasan akses tersebut juga berdampak pada gerak dan langkah masyarakat di kampung tersebut untuk memperoleh kebutuhan pokok. Untuk menunjang kebutuhan tersebut, masyarakat mendirikan pasar penghubung yang menjadi tempat berinteraksi dan bertransaksi antara komunitas Muslim dan Budhis.

Baca Juga:  Konvoi Pertama Militer Turki Masuki Idlib, Suriah

IHA yang merupakan kolaborasi organisasi dan lembaga masyarakat sipil Indonesia telah berkomitmen untuk melaksanakan program di Rakhine State, Myanmar selama 2 tahun dengan nilai total komitmen kurang lebih 26 Milyar Rupiah dan akan fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, pangan dan non pangan untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak konflik di Rakhine State, Myanmar. Diharapkan program IHA ini akan berdampak jangka panjang dan mendukung proses rekonsiliasi antar komunitas di Rakhine State, Myanmar.


Like it? Share with your friends!

0
6 shares

What's Your Reaction?

Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Wow Wow
0
Wow
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Harakatuna

Harakatuna merupakan media dakwah yang mengedepankan nilai-nilai toleran, cerdas, profesional, kritis, faktual, serta akuntabel dengan prinsip utama semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasar pemahaman Islam: rahmat bagi semua makhluk di dunia.