31.4 C
Jakarta

Bagaimanakah Cara Mendapat Pahala Saat Menonton Piala Dunia?

Artikel Trending

Asas-asas IslamFikih IslamBagaimanakah Cara Mendapat Pahala Saat Menonton Piala Dunia?
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. – Artikel ini akan membahas tentang bagaiman cara berniat menonton bola agar mendapat pahala, sehingga disela sela waktu anda menonton piala dunia bukan hanya perasaan senang namun perdetiknya dinilai ibadah dimata allah SWT.

sebelum membahas tentang cara berniat menonton piala dunia agar mendapat pahala kita bahas dulu bagaiman hukum menonton bola itu sendiri, hukum menonton bola menurut kitab Bughyat al-Musytaq fi Hukm al-Lahw wa al-Sibaq, adalah mubah namun dengan syarat yakni tidak ada unsur perjudian dalamnya berikut penjelasan teksnya

هذا : وقد أشار الشافعية إلى أن كرة الصولجان يجوز لعبها بدون عوض, وحرموا لعبها بالعوض. وعلى ذلك يجوز لعب الكرة- القدم وغيرها- شريطة أن يكون ذلك بغيرها بعوض او جعل أيا كان هذالعوض او ذاك الجعل

Artinya: “ Imam Syafi’i berpendapat bahwa permainan bola hockey diperbolehkan selama tidak ada unsur perjudian, demikian pula seluruh permainan yang didalamnya tidak ada unsur perjudian hukumnya diperbolehkan. ”

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abu Dzar Al-Ghifari, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وفِى بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ ». قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَأْتِى أَحَدُنَا شَهْوَتَهُ وَيَكُونُ لَهُ فِيهَا أَجْرٌ قَالَ « أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِى حَرَامٍ أَكَانَ عَلَيْهِ فِيهَا وِزْرٌ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِى الْحَلاَلِ كَانَ لَهُ أَجْرٌ

Artinya: “Hubungan badan dengan istri atau budak perempuan adalah sedekah. Beberapa Sahabat kemudian bertanya kepada Rasulullah, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian: ‘Wahai Rasulullah, apakah kami mendapat pahala karena pergi dengan nafsu pada istri kami?’ Beliau menjawab: “Bukankah jika kamu bersetubuh dengan orang yang diharamkan, kamu melakukan dosa? Jadi jika kamu bersetubuh dengan orang yang sah, kamu pasti mendapat pahala.”

Imam As-Sya’roni dalam kitabnya Lawaqihul Al-Anwar Al-Qudsiyah menjelaskan

ومن القوم من يقلب المباح بالنية الصالحة الى خير, فيثاب عليه ثواب المندوب,كأن ينوي بأكله التقوي على عبادة الله.

Artinya: “ Barang siapa yang mengganti niat melaksanakan perkara mubah menjadi perkara yang sunnah, maka perbuatan mubah itu akan bernilai pahala, seperti contoh orang yang makan berniat agar kuat dalam menjalankan ibadah kepada Alloh Swt. “

Dari penjelasan diatas sangat jelas sekali bahwa berniat melaksanakan perkara mubah tapi diganti dengan niat menjalankan perbuatan baik maka akan bernilai pahala dihadapan Alloh Swt, lalu niat apa saja yang harus kita persiapkan ketika menonton piala dunia agar bernilai pahala.

Setidaknya ada 2 hal yang perlu diniatkan saat menonton piala dunia

  1. Berniat untuk healing atau rekreasi otak, dimana hal ini dapat membantu kita agar tidak stres ataupun jenuh dalam melaksanakan kewajiban kepada alloh swt, imam ghozali dalam kitab ihya ulumiddin menjelaskan

وَيَنْبَغِي أَنْ يُؤْذَنَ لَهُ بَعْدَ ‌الِانْصِرَافِ ‌مِنِ الْكُتَّابِ أَنْ يَلْعَبَ لَعِبًا جَمِيلًا يَسْتَرِيحُ إِلَيْهِ من تعب المكتب بحيث لا يتعب في اللعب فَإِنَّ مَنْعَ الصَّبِيِّ مِنَ اللَّعِبِ وَإِرْهَاقَهُ إِلَى التَّعَلُّمِ دَائِمًا يُمِيتُ قَلْبَهُ وَيُبْطِلُ ذَكَاءَهُ.

Artinya: “ seorang guru seharusnya memberi kesempatan bagi anak untuk bermain setelah melangsungkan pelajaran, yakni permainan yang baik dan tidak membuat lelah karena melarang anak untuk bermain dan memaksanya untuk terus menerus belajar hanya akan menghilangkan kecerdasannya.“

  1. Berniat untuk menyambung tali silaturahim

Ketika kita menonton pertandingan piala dunia baik secara langsung distadion maupun nonton bareng lewat media online secara tidak langsung kita akan bertemu orang baru atau teman yang mungkin telah lama tidak bertemu, sekaligus hal ini dapat mengukuhkan nilai kebersamaan dan persatuan.

Mungin hanya ini saja yang bisa penulis sajikan, sebenarnya masih banyak lagi niat yang bisa kita praktekkan hal ini tergantung kekreatifan kita dalam berniat sekian semoga bermanfaat wallahu a’lam bissawab.

 

Oleh Ahmad Yaafi

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru