26.3 C
Jakarta
Array

Apakah Semua Hadis Ada Asbab al-Wurudnya?

Artikel Trending

Apakah Semua Hadis Ada Asbab al-Wurudnya?
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Secara Etimologis “asbab al-wurud” merupakan susunan idhafat (baca: kata majemuk) yang berasal dari gabungan kata asbab dan al-wurud. Kata asbab merupakan bentuk jamak dari kata sabab yang berarti segala sesuatu yang dapat menghubungkan dengan sesuatu yang lainnya. Atau penyebab terjadinya sesuatu. Sedangkan kata wurud merupakan bentuk masdar dari kata warada-yaridu-wurudan, yang berarti datang atau sampai kepada sesuatu (Shahih Bukhori dalam kitab al Ilm: I/23). Sehingga asbab al-wurud disini dapat diartikan sebagai sebab-sebab datangnya sesuatu. Karena kita temukan konteks ini dalam kajian ilmu hadis, maka bermakna sebab-sebab munculnya atau latar belakang kemunculan suatu hadis.

Sedangkan menurut ahli bahasa asbab diartikan dengan “al-habl” (tali), saluran yang artinya dijelaskan sebagai segala yang menghubungakan satu benda dengan benda lainnya sedangkan menurut istilah adalah :

كل شيء يتوصل به الى غا يته

“Segala sesuatu yang mengantarkan pada tujuan”

Sedangkan kata Wurud bisa berarti sampai, muncul, dan mengalir (Lihat: Munzier Suparta, Ilmu Hadits ( Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2008)  hal. 38-.39)

Adapun secara terminology, banyak ulama yang mempunyai pengertian tentang asbab al wurud itu sendiri. Seperti menurut as Suyuthi dalam kitabnya Al-Luma’ fi Asbab al-Wurud al-Hadits mengatakan:

إنه ما يكون طريقا لتحديد المراد من الحديث من عموم او خصوص او اطلاق او تقييد او نسخ او نحو ذلك

Sesuatu yang menjadi jalan untuk menentukan maksud suatu hadits yang bersifat umum atau khusus, mutlaq atau muqayyad, atau untuk menentukan ada tidaknya naskh (penghapusan) dalam suatu hadits, atau yang semisal dengan hal itu.

Sedangkan menurut Hasby Ash-Shiddieqy asbab al-wurud adalah

علم يعرف به السبب الذي ورد لأجله الحديث و الزمان الذي جاء فيه

Ilmu yang menerangkan sebab-sebab nabi menurunkan sabdanya dan masa-masanya Nabi menurunkan itu

Dari definisi-definisi yang telah dirumuskan para ulama diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa asbab al wurud adalah salah satu instrument dalam ilmu hadis yang digunakan untuk mengetahui sebab-sebab diturunkannya (baik apa yang disampaikan nabi baik dalam bentuk tutur kata, perilaku atau ketetapan lainnya). Sebenarnya pengetahuan tentang asbabul wurud bukanlah ghayah (tujuan) namun sebagi sarana (washilah) untuk memperoleh ketepatan makna dalam memahami pesan atau maksud suatu hadis.

Jika melihat definisi dari asbab wurud di atas, tampaknya disiplin keislaman telah memiliki metode dalam membaca hadis serta menemukan bagaimana cara menemukan sebab mengapa hadits seorang Nabi turun dan disampaikan kepada umatnya saat itu. hal ini memudahkan bagi generasi selanjutnya untuk menulusuri sejarah hadis dikeluarkan sehingga darinya kita akan jauh dari kesalahan pemahaman terhadap hadis, karena mengetahui sebab hadis itu diturunkan. Sehingga kajan sabab wurud ini menjadi salah satu alat dari berbagai alat lainnya yang berkontribusi menangkap pesan teks yang dikandung hadis untuk melakukan re-interpretasi pada konteks zaman, tempat dan kondisi social budaya yang berbeda, sekalipun nantinya apa yang telah dirumuskan ulama klasik diterapkan ulang oleh para peneliti hadis dalam bentuk konsep yang berbeda. Namun itu semua tidak lepas dari semangat kaum muslimin untuk mengaplikasikan ajaran-ajaran yang dibawa Muhammad SAW.

Perlu dicatat bahwa tidak semua hadis memiliki asbabul wurud. Sebagian hadis mepunyai asbabul wurud khusus,tegas dan jelas, namun sebagian yang lain tidak. Untuk katagori pertama, mengetahui asbabul wurud mutlak diperlukan , agar terhindar dari kesalahpahaman (misunderstanding) dalam menangkap suatu maksud hadis. Sedangkan untuk hadis-hadis yang tidak mempunyai asbabul wurud  khusus, sebagai alternatifnya, kita dapat menggunakan pendekatan historis, sosiologis, antropologis atau bahkan pendekatan psikologis sebagai pisau analisis dalam memahami hadits. Hal ini didasarkan pada suatu asumsi Nabi SAW tidak mungkin berbicara dalam kondisi yang vakum historis dan hampa kultural. [n].

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru