30.5 C
Jakarta

Alumni Pesantren Ploso Diajak Lawan Radikalisme

Artikel Trending

AkhbarDaerahAlumni Pesantren Ploso Diajak Lawan Radikalisme
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakattuna.com. Yogyakarta – Ratusan alumni santri Pondok Pesantren Al-Falah Ploso diajak menyebarkan narasi moderat dalam melawan propaganda intoleransi, radikalisme dan terorisme.

“Membangun semangat Islam yang penuh toleransi, melawan narasi kebencian oleh kelompok teror agar tidak diikuti masyarakat kita, memberikan pesan-pesan yang meningkatkan kewaspadaan terhadap narasi kebencian,” ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar dalam keterangannya terkait Halaqah Kebangsaan BNPT dan Rakerwil Ittihadul Mutakhorrijin Al-Falah Ploso (IMAP) Jateng-DIY, pada Selasa (18/10/2022).

Kepala BNPT mengatakan, membangun semangat Islam dan toleransi dapat meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan masyarakat terhadap penyalahgunaan narasi agama yang kerap digunakan kelompok teror dalam menarik simpati.

Dengan ilmu yang dipelajari selama mondok di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, alumni santri IMAP dinilai dapat menjadi mitra strategis BNPT dalam melakukan kontra narasi penanggulangan terorisme.

BACA JUGA  Pendidikan Bela Negara Mampu Tangkal Radikalisme

Untuk itu Boy Rafli akan segera menjajari kerja sama formal penanggulangan terorisme dengan IMAP.

“IMAP sebagai alumni santri yang memiliki pengalaman yang lebih dapat membangun semangat membentuk perlawanan segala bentuk narasi intoleransi yang tidak sejalan dengan negara,” jelas dia.

Ketua IMAP Jateng-DIY. Shohibul Ulumim Nafi’a, menyatakan, pihaknya sepakat dengan gagasan BNPT dalam mengantisipasi narasi kebencian yang menjadi bibit terorisme.

IMAP dipastikan akan turut aktif dalam melawan propaganda intoleransi, radikalisme dan terorisme dengan membangun narasi moderat di masyarakat.

“Kami sadar kewajiban penanggulangan paham tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab BNPT tapi juga kita semua terlebih kami halaqah pesantren, wajib bagi kita berpartisipasi dalam penanggulangan paham-paham tersebut,” tandasnya.

Ahmad Fairozi
Ahmad Fairozihttps://www.penasantri.id/
Mahasiswa UNUSIA Jakarta, Alumni PP. Annuqayah daerah Lubangsa

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru