29.4 C
Jakarta

Allah Malu Jika Tidak Mengabulkan Sebuah Doa

Artikel Trending

Asas-asas IslamIbadahAllah Malu Jika Tidak Mengabulkan Sebuah Doa
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com – Suatu keyakinan yang harus dibangun dan terus dijaga adalah Allah itu maha mengabulkan doa. Dan suatu kewajiban yang harus terus dilaksanakan adalah bahwa seorang hamba wajib berdoa kepada Allah. Kelihatannya hal ini sepele dan sederhana. Namun demikian, hal ini bisa menunjukkan kualitas keimanan seseorang.

Seseorang yang masih ragu atau kadang percaya Allah maha mengabulkan dan kadang tidak percaya tentu keimanannya sangat lemah. Dan tentunya ini berbahaya. Pada Allah itu adalah maha mengabulkan doa, jika Allah tidak maha mengabulkan doa, siapalah yang akan dimintai pertolongan.? Tentu ini adalah mustahil. Oleh karenanya wajib bagi manusia untuk selalu berdoa kepada Allah. Dan Allahpun malu jika tidak mengabulkan doa

Hadis Nabi: Allah Malu Jika Tidak Mengabulkan Sebuah Doa

Nabi Muhammad Bersabda

حَدَّثَنَا أَبُو بِشْرٍ بَكْرُ بْنُ خَلَفٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ سَلْمَانَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ رَبَّكُمْ حَيِيٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِي مِنْ عَبْدِهِ أَنْ يَرْفَعَ إِلَيْهِ يَدَيْهِ فَيَرُدَّهُمَا صِفْرًا أَوْ قَالَ خَائِبَتَيْنِ (رواه ابن ماجه:الدعاء: رفع اليدين فى الدعاء)

BACA JUGA  Ini Doa Yang langsung Diaminkan Malaikat

Artinya: “Telah menceritakan kepada kami Abu Bisyrin  Bakar bin Khalafin, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abi Adiyyi dari Ja’far ibnu Maimun dari Abu Utsman ra dari Salman dari Nabi Muhammad Saw. beliau bersabda: Sesungguhnya Tuhanmu adalah “sangat malu” lagi Maha Pemurah, Dia merasa malu kepada hamba-Nya yang menengadahkan kedua tangannya kepada-Nya, kemudian  ditolak-Nya sama sekali atau sia-sia.” [HR Ibnu Majah at-Tirmidzi]

Dari hadis ini, sangat jelas jika Allah merasa malu jika tidak mengabulkan doa yang dipanjatkan hambanya. Dan dari hadis ini juga harus dibangun suatu pemahaman bahwa Allah pasti mengabulkan sebuah doa. Namun demikian, waktu dan bentuknya Allah mengabulkan doa adalah hak prerogatif Allah, tentunya Allah mengabulkan di waktu yang tepat.

Dari hadis di atas, juga bisa dipetik suatu pelajaran dan etika. Bahkan ketika hendak berdoa, maka angkatlah kedua tangganya. Allah itu malu jika tidak mengabulkan sebuah doa, maka seharusnya kita harus lebih malu jika tidak berdoa kepada Allah dan malah sibuk berharap kepada Manusia.

Ahmad Khalwani
Penikmat Kajian keislaman

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru