29.6 C
Jakarta

Aisyah, Istri Rasulullah Anjurkan Menikah di Bulan Syawal

Artikel Trending

Asas-asas IslamHadistAisyah, Istri Rasulullah Anjurkan Menikah di Bulan Syawal
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com – Salah satu sunah Nabi Muhammad adalah menikah. Orang Islam yang sudah mampu secara lahir dan batin sangat dianjurkan untuk menikah. Pada umumnya, orang menikah akan mencari tanggal dan waktu baik untuk menikah. Aisyah, istri Rasulullah sendiri sangat menganjurkan pemeluk umat Islam untuk menikah di bulan Syawal.

Dalam sebuah hadis, Aisyah berkata bahwa Rasulullah menikahi dirinya pada bulan Syawal dan menggaulinya pada bulan Syawal.

  عن عَائِشَة رَضِيَ اللَّه عَنْهَا قَالَتْ: تَزَوَّجَنِي رَسُول اللَّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَوَّال، وَبَنَى بِي فِي شَوَّال، فَأَيّ نِسَاء رَسُول اللَّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَحْظَى عِنْده مِنِّي؟ قَالَ: وَكَانَتْ عَائِشَة تَسْتَحِبّ أَنْ تُدْخِل نِسَاءَهَا فِي شَوَّال.

Artinya: Dari Sayyidah ‘Aisyah radliyallâhu ‘anha berkata: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menikahiku di bulan Syawal, dan mulai mencampuriku juga di bulan Syawal, maka istri beliau manakah yang kiranya lebih mendapat perhatian besar disisinya daripada aku?’ Salah seorang perawi berkata, ‘Dan Aisyah merasa senang jika para wanita menikah di bulan Syawal. (HR Muslim dan Tirmidzi).

BACA JUGA  Anjuran Rasulullah Saat Masuk Rumah Agar Rezekinya Melimpah

Terkait hadis ini, Imam Nawawi dalam kitabnya syarah sahih muslim menerangkan bahwa hadis di atas menjadi dasar anjuran menikah dan melakukan hubungan suami-istri di bulan Syawal. Imam Nawawi menuliskan

“Hadis tersebut mengandung anjuran untuk menikah, menikahi, dan berhubungan suami-istri pada bulan Syawal. Para ulama Syafi’iyah menjadikan hadis ini sebagai dalil terkait anjuran tersebut.  Siti Aisyah bermaksud dengan ucapannya ini sebagai penolakan terhadap keyakinan yang berlaku sejak zaman jahiliah dan anggapan tak berdasar sebagian orang awam tentang kemakruhan menikah dan melakukan hubungan suami-istri di bulan Syawal. Ini merupakan keyakinan yang tidak benar dan tidak berdasar karena merupakan warisan dari kaum jahililah.” [Imam Nawawi: Syarah Muslim, 5/179]

Semoga, bagi yang masih jomblo, disegerakan oleh Allah untuk menikah. Dan bagi orang tua yang hendak menikahkan anaknya bisa memilih bulan Syawal, bulan keberkahan untuk menikah. Wallahu A’lam Bishowab

Ahmad Khalwani
Ahmad Khalwani
Penikmat Kajian keislaman

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru