Agum Gumelar: Kalau Tidak Suka Pemerintah Jangan Dukung Gerakan Radikal


0
3 shares

 Harakatuna.com. Jakarta-Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar mengatakan pihak-pihak yang tidak suka dengan pemerintahan saat ini menyalurkan dukungan kepada gerakan radikal.

Namun, Agum enggan menyebut nama pihak yang dimaksud.

Hal itu disampaikannya dalam acara deklarasi untuk Jokowi-Maruf bertajuk “Penegasan tekad Putra-Putri Cijantung Untuk Jokowi-Maruf Amin 2019 01 Bravo Cijantung”.

“Kalau memang enggak suka pemerintah, enggak masalah tapi jangan dengan disalurkan dengan dukung gerakan radikal,” kata Agum Gumelar di Rumpun Bambu Resto, Jakarta Timur, Selasa (5/2/2019).

Menurutnya, dalam negara demokrasi perbedaan adalah sebuah keniscayaan.

Karena itu, kata Agum, Pemilu merupakan saluran resmi bagi mereka yang tak suka dengan pemerintah.

“Ada waktunya nanti 17 April, pemilihan (Pilpres). Jangan gunakan segala cara untuk menang,” katanya.

Lebih lanjut, Mantan Danjen Kopassus itu memberi contoh demokrasi yang menghalalkan segala cara.

“Saya kasih contoh kemarin Pilkada serentak di Jawa Barat ada juru kampanye bilang ‘jangan pilih A dia kafir dia pilih b kalau enggak pilih B masuk neraka’. Itu enggam mendidik, itu membodohkan. Orang masuk surga bukan ditentukan ustaz, pendeta, biksu, Kapolri, Panglima, yang tentukan yg Maha Kuasa. Jadi plus jangan bodoh rakyat,” kata Agum.

Dalam acara tersebut turut dihadiri ratusan warga Kompleks Cijantung, Jakarta Timur yang mengatasnamakan dirinya Putra Putri Cijantung.

 

 

 

 

Baca Juga:  Kiai Ma’ruf: Islam Wasathiyah Harus Terus Digelorakan

Like it? Share with your friends!

0
3 shares

What's Your Reaction?

Tidak Suka Tidak Suka
0
Tidak Suka
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Wow Wow
0
Wow
Bingung Bingung
0
Bingung
Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Harakatuna

Harakatuna merupakan media dakwah yang mengedepankan nilai-nilai toleran, cerdas, profesional, kritis, faktual, serta akuntabel dengan prinsip utama semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasar pemahaman Islam: rahmat bagi semua makhluk di dunia.