26.2 C
Jakarta

Agama Sering Dipakai untuk Ciptakan Intoleransi dan Tindakan Ekstrem

Artikel Trending

Harakatuna.com. Jakarta – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menegaskan, negara-negara di seluruh dunia harus menjadikan agama sebagai landasan toleransi, perdamaian, dan kemanusiaan. Sehingga tidak ada lagi kesenjangan antar agama. Agama sering dipakai untuk ciptakan intoleransi dan tindakan ekstrem.

Pasalnya, kata Fachrul, agama kini sering dipakai untuk menciptakan intoleransi dan memicu ekstremisme. “Seperti jamak kita ketahui, bahwa agama sering dipakai untuk menciptakan intoleransi dan memicu intoleransi dan tindakan ekstremisme lainnya,” kata Menag dalam sambutannya dalam diskusi secara virtual dalam agenda Sebuah Narasi Baru Toleransi Keluarga Abrahamik dari Uni Emirat Arab, Selasa (24/11/2020).

“Bahkan kelompok-kelompok di dunia banyak yang menggunakan agama untuk menyebarkan intoleransi dan tindakan ekstrem. Mereka bahkan mampu kerja sama antar lintas batas negara,” tambah Fachrul.

Fachrul pun menegaskan sudah saatnya negara-negara di dunia harus melihat toleransi dan perdamaian yang lebih besar. “Sudah saatnya kita melihat toleransi dan perdamaian lebih besar dari kita sendiri, lebih besar daripada negara masing-masing,” ujarnya.

BACA JUGA  Menkopolhukam RI Sebut Pancasila sebagai Perwujudan dari Islam Moderat

“Sudah saatnya negara dan bangsa-bangsa yang menghormati agama sebagai landasan toleransi, perdamaian dan kemanusiaan. Bekerjasama, agar agama pada hakikatnya yang sejati dan terhormat. Kita tidak boleh kalah terhadap kelompok-kelompok yang justru melecehkan nilai luhur agama,” tegas Fachrul.

Selain itu dalam semangat hari toleransi Internasional, Fachrul mengajak semua masyarakat untuk melihat dan belajar toleransi dari Uni Emirat Arab.

“Hari ini kita akan melihat Uni Emirat Arab, negara sahabat Indonesia dan sahabat kita semua yang walaupun kita terpisah jarak yang jauh, namun dalam komitmen toleransi beragama ternyata kita memiliki banyak kedekatan dan kesamaan,” ungkapnya.

BACA JUGA  Aplikasi KESAN Luncurkan Marketplace Ramah Santri, Apa Kelebihannya?

“Saatnya kita keluar dari kungkungan stereotip negatif yang ditanamkan kelompok-kelompok anti toleransi, anti perdamaian, agar kita dapat saling belajar dan bekerja sama lintas bangsa, lintas negara untuk toleransi dan perdamaian bagi dunia. Dengan demikian, agama memberikan kepada hakikatnya yang mulia, agama sebagai rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh alam semesta,” tegas Fachrul.

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru