31.5 C
Jakarta
Array

16 Daerah Diduga Kantong ISIS, Panglima TNI: Tinggal Tunggu Waktu

Artikel Trending

16 Daerah Diduga Kantong ISIS, Panglima TNI: Tinggal Tunggu Waktu
Dengarkan artikel ini
image_pdfDownload PDF

Harakatuna.com. Jakarta. Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, mengatakan ada 16 tempat di Indonesia yang terindikasi menjadi basis kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Gatot berujar sel-sel ISIS di 16 daerah ini masih tertidur dan tinggal menunggu waktunya untuk melancarkan aksi.

“Tinggal kapan bangunnya,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 15 Juni 2017. Dari 16 daerah itu, di antaranya ada NTB, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Menurut dia, potensi menguatnya ISIS di Indonesia akan semakin berbahaya jika tidak menutup jalur masuk kelompok ISIS yang berasal dari Marawi, Filipina.

TNI, kata Gatot, telah melakukan patroli dan menutup jalur-jalur mulai dari pulau-pulau yang dekat dengan perbatasan seperti Pulau Marore dan Pulau Miangas.

“Pelarian ke Tarakan kami tutup, pelarian ke arah Bitung lewat Marore, Miangas, Tahuna, Talaud kami tutup. Yang menuju ke Maluku Utara juga kami tutup,” katanya

Ia menjelaskan pihaknya telah melakukan patroli udara dan laut untuk menjaga masuknya kelompok ISIS ke Indonesia. “Kapal selam pun ditaruh di sana dan di tiap-tiap pulau tadi diadakan penebaran,” ujarnya.

Baca: Wiranto Buktikan ISIS Gagal Bangun Kekuatan di Poso

Mantan Kepala Staf TNI AD ini berujar telah lama mengingatkan bahwa ada pusat ISIS wilayah Asia Tenggara di Filipina Selatan. Ia mengaku bersyukur bahwa Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mau mengesampingkan prinsip hak asasi manusia guna melindungi warganya dari aksi teror.

Sementara itu, Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu berujar akan ada pertemuan bersama Menteri Pertahanan Malaysia dan Filipina 19 Juni 2017 di Tarakan, Kalimantan Utara. Pertemuan ini untuk membahas antisipasi masuknya kelompok ISIS di Asia Tenggara.

AHMAD FAIZ

Sumber: Tempo.com

 

Harakatuna
Harakatuna
Harakatuna.com merupakan media dakwah berbasis keislaman dan kebangsaan yang fokus pada penguatan pilar-pilar kebangsaan dan keislaman dengan ciri khas keindonesiaan. Transfer Donasi ke Rekening : BRI 033901002158309 a.n PT Harakatuna Bhakti Ummat

Mengenal Harakatuna

Artikel Terkait

Artikel Terbaru