Kandungan Al-Qur’an dan Hadis

Kandungan Al-Qur’an dan Hadis

Nilai-nilai akidah dan akhlak merupakan 95% dari isi al-Qur’an dan Hadis. Sementara 5% lainnya merupakan penjelasan tentang hukum perbuatan manusia (hukum fikih).

Ya, 95% dari isi kandungan al-Qur’an dan Hadis merupakan wahyu dan hidayah yang membangun akidah, paradigma, cara pandang, karakter dan akhlak seorang muslim.

95% ini menjelaskan kepada kita tentang hakikat kehidupan dunia ini, tujuan kita hidup, bagaimana cara kita hidup, bagaimana cara berinteraksi, dan cara menuju Allah.

Sedangkan 5% sisanya, merupakan penjelasan tentang salat, puasa, jihad, jual beli, nikah, talak dan hukum perbuatan manusia lainnya.

Dari 5% isi al-Qur’an dan Hadis ini para ulama mampu membahas sekitar 1.200.000 pembahasan yang ada di kitab fikih. Dari jumlah yang begitu besar ini, ada sekitar 100 permasalahan yang masyhur dan sering menjadi bahan perbedaan pendapat dan kefanatikan.

100 permasalahan ini adalah tentang masalah hukum bernyanyi, bermain musik, mencukur jenggot, bersiwak, memendekkan pakaian di atas mata kaki, dan lain-lain. Sementara sisa pembahasan fikih yang 1.200.000 ini tidak lagi dipelajari..!

Munkin saja kita (sebagai golongan tertentu) sepakat dalam 1.200.000 pembahasan fikih ini, kecuali pada 100 masalah yang telah kita bahas dan jelaskan pendapat serta dalilnya sesuai sudut pandang kita. Namun mengapa kita terus membicarakan 100 masalah ini dan menjadikannya tolok ukur atau parameter kita dalam menghukumi dan menguji orang-orang?!.. Setiap kali kita bertemu dan berbicara dengan orang, kita menanyakan salah satu permasalah dari 100 masalah ini kepadanya, sehingga kita bisa menentukan sikap, apakah dia satu jalan dan pemikiran dengan kita, atau dia adalah lawan kita, ataukah dia biasa-biasa saja??

Ini kita lakukan tanpa mempedulikan bahwa perbedaan ini hanyalah sekitar 1% dari 1.200.000 pembahasan yang ada!! Dan sebenarnya, 1.200.000 pembahasan ini merupakan 5% saja dari Islam, yang mana 95% nya mendidik kita untuk menjadi manusia, sebagai anak Adam yang telah Allah muliakan.

Demi Allah.. Jika manusia mengetahui dan memahami Islam dengan cara ini, maka tidak akan ada yang lambat untuk memeluk atau mengakui Agama Islam ini.

#Maulana Syaikh Ali Jum’ah

(Al-Fatāwā al-`Ashriyah, hal: 171-172)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here